Page 62 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2020
P. 62
Title BAHAS OMNIBUS LAW DI TENGAH WABAH COVID-19 BIKIN KAUM BURUH RESAH
Media Name rri.co.id
Pub. Date 05 April 2020
http://rri.co.id/post/berita/814118/politik/bahas_omnibus_law_di_tenga
Page/URL
h_wabah_covid19_bikin_kaum_buruh_resah.html
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Putusan rapat paripurna yang menyerahkan pembahasan Rancangan Undang-
Undang (RUU) Cipta Kerja atau Omnibus Law Ciptaker ke Badan Legislasi (Baleg)
DPR RI dinilai kian membuat para pekerja dan kaum buruh kian resah. Sebab
mestinya, di tengah keadaan yang sulit seperti sekarang ini, DPR lebih berfokus
pada membantu pemerintah dalam menanggulangi wabah virus corona jenis baru
atau COVID-19.
Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati mengatakan, DPR harusnya fokus
dengan COVID-19 karena virus asal Kota Wuhan, China tersebut telah menginfeksi
ribuan warga negara Indonesia, menghilangkan ratusan nyawa, termasuk belasan
dokter dan tenaga medis. "Dan kini ratusan juta rakyat Indonesia terancam jiwanya
jika kita tidak fokus dan serius menghadapi ancaman pandemi Covid-19 ini,"
tandasnya, Minggu (5/4/2020).
Lanjut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, para yang bekerja di pabrik-pabrik
masih bekerja bekerja seperti biasa. Terkait itu dia menegaskan seharusnya DPR
bersama pemerintah hadir untuk melindungi para pekerja yang telah membantu
menggerakkan ekonomi nasional. Dia pun mengajak pimpinan dan semua anggota
DPR dan untuk mengedepankan empati dan nurani kepada rakyat Indonesia yang
tengah kesusahan. "Kita dapat duduk di parlemen atas dukungan rakyat dan
pekerja, bukan segelintir kelompok yang ingin memanfaatkan situasi dan kondisi
saat ini," tegas Mufida.
Diharapkannya pula agar pimpinan DPR dapat lebih bijak menjadikan situasi
pandemi ini sebagai momentum menggerakkan segenap komponen bangsa dalam
melawan dan memerangi COVID19. Sebab menurut dia, keputusan untuk tetap
membahas RUU Omnibus Law bakalan memancing kekhawatiran pekerja di seluruh
Indonesia.
"Tentu hal ini akan memancing kegelisahan, kekhawatiran dan bahkan kekecewaan
mereka sehingga dapat membuat situasi semakin tidak kondusif di saat PSBB
diterapkan ," pungkas Mufida.
Dalam paripurna pada Kamis 2 April 2020 lalu, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin
selaku pimpinan rapat mengetok palu tanda menyetujui pembahasan RUU Omnibus
Law di Badan Legislasi (Baleg).
Page 61 of 274.

