Page 62 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 OKTOBER 2019
P. 62

seperti Gojek dan Grab, kedepan akan banyak perusahaan-perusahaan rintisan yang

               akan menggunakan sistem serupa.


               "Pengusaha startup kan mereka gak mau sistem kontrak atau tetap, maunya mitra.

               Nah itu yang harus dibahas [dalam revisi], karena kedepan akan banyak yang
               seperti itu." Wakil ketua umum KADIN bidang ketenagakerjaan, Anton J Supit

               mengatakan sebetulnya hal yang paling urgent dilakukan adalah bagaimana pekerja

               informal menjadi pekerja formal. Pasalnya, adanya pekerja informal disebabkan
               lantaran mereka tidak bisa masuk sebagai pekerja formal.



               "Iklim investasi kita kan gak begitu baik sehingga tidak bisa menampung semua

               orang yang akan kerja. Nah kalau semua diatur undang-undang, sehingga orang
               yang membuka peluang bagi pekerja informal ini harus diatur, ini tentu akan

               menimbulkan masalah," kata Anton.



               Menurutnya, maksud baik untuk masukkan pekerja informal justru bisa menjadi
               boomerang bagi iklim ketenagakerjaa.



               "Kalau informal diatur kan gak jauh beda dengan pekerja formal. Saya kira yang
               paling penting sekarang adalah memperbaiki iklim investasi sehingga investor

               masuk dan banyak orang memiliki pekerjaan formal." Menanggapi usulan Serikat

               Pekerja, Ketua Presidium GARDA, Igun Wicaksono mengatakan pengemudi ojek
               online bukanlah pekerja penerima upah ataupun informal. Igun menegaskan sistem

               kerja pengemudi ojol merupakan hubungan kemitraan dengan perusahaan aplikasi

               (aplikator).


               "Sehingga menurut kami, usulan serikat pekerja tersebut tidak tepat. Para

               pengemudi ojol bermitra dengan aplikator sebagai pemilik aplikasi. Jadi, tepatnya

               kami diatur dengan UU UMKM mengenai kemitraan," kata Igun.


               Sementara itu, Pengamat Ketenagakerjaan dari Universita Airlangga, Hadi Subhan





                                                       Page 61 of 83.
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67