Page 65 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 OKTOBER 2019
P. 65
"Dalam berbagai demo yang sering saya dapati, salah satunya mereka berteriak soal
pungutan liar ini. Memang ini menjadi persoalan miris yang harus ditangani secara
serius dan berkesinambungan. Maka kami bertekad ini harus tuntas, harus
diberantas. Persoalan ketenagakerjaan ini memang menjadi prioritas kerja kami di
Komisi IV," ungkapnya.
Saat ini pihaknya tengah meramu metode untuk memberantas praktik curang
tersebut. Salah satu kunci dari pemberantasan itu yakni komitmen dan pengawasan.
Pengawasan yang ketat serta inspeksi mendadak dapat menjadi senjata.
"Saat ini kami masih mengumpulkan ramuannya. Tapi peningkatan pengawasan
menjadi hal wajib untuk memberantas semua. Saya optimis dan tegaskan, pungli ini
bisa diberantas," tegas Samuel.
Ketua PUK Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) Kabupaten Bekasi, Slamet
Widodo mengatakan praktik pungutan liar marak terjadi bahkan hal itu dialami
anaknya yang hendak bekerja di salah satu perusahaan.
"Anak saya ditawari masuk di perusahaan, diminta Rp4 juta sama lembaga seperti
yayasan yang mengurus rekrutmen. Sudah dibayar tapi sampai sekarang enggak
kerja sama sekali," kata dia.
Praktik ini tidak hanya menimpa dia namun banyak pencari kerja lain yang turut
tertipu. "Teman saya juga kena Rp4 juta katanya buat syarat masuk perusahaan.
Tapi enggak juga masuk. Tapi teman saya itu teguh, yayasannya terus dikejar
akhirnya Rp2 juta dikembalikan," jelasnya.
Slamet meminta praktik ini harus segera diberantas karena telah dilakukan di
banyak perusahaan. "Selama ini sudah sering disuarakan tapi tidak ada tindakan
dari pemerintah. Kalau dewan sekarang komitmennya memberantas, komitmen itu
harus dijaga dan direalisasikan sampai tuntas," terang dia.
Page 64 of 83.

