Page 67 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 OKTOBER 2019
P. 67
bekerja menjadi pekerja rumah tangga di Muscat, Oman ," ujar dia kepada
Tribuncirebon.com, Rabu (16/10/2019).
Disampaikan Juwarih, berdasarkan keterangan ayah Muyasiroh , Rulani
menceritakan, Muyasiroh berangkat ke Oman pada Oktober 2004.
Dahulu ia diajak oleh seorang calo asal Kecamatan Kandanghaur untuk dijadikan
pembantu rumah tangga di luar negeri.
"Saat itu Muyasiroh masih berumur 15 tahun, belum lulus SMP," ujar dia.
Setelah bertahun-tahun, Muyasiroh tidak ada kabar. Keluarga korban pun berkali-
kali mendatangi perusahaan yang memberangkatkan anaknya itu di Jakarta.
Di sana, orangtua Muyasiroh hanya diberi selembar kertas saja lalu memberi saran
untuk bersabar dan berdoa.
Diketahui di sana, Muyasiroh bekerja pada pasangan majikan bernama Habib dan
Sangadah beralamat di Sultanate of Oman , PO. Box 4, ZlP Code 420, Mudhaibi,
Muscat.
Juwarih menyampaikan, pihaknya akan melakukan upaya untuk menindaklanjuti
aduan dari keluarga Muyasiroh .
"Dalam waktu dekat, kami akan membuat aduan secara tertulis ke Direktorat
Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri, dengan tembusan ke
BNP2TKI, Kemnaker RI, dan KBRI Oman ," ujar Juwarih.
Page 66 of 83.

