Page 29 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 JULI 2019
P. 29

Nico menjelaskan, Tim Satgas TPPO melakukan penyelidikan guna mencari
               keberadaan korban Tasini. Informasi yang didapat, Tasini sudah dirawat di RSUD
               Majalengka , Jawa Barat akibat mengalami luka di sekujur tubuhnya.

               "Korban Tasini dipulangkan dari Arab pada Kamis 4 Juli 2019 tanpa melalui KBRI ke
               Indonesia dengan kondisi luka-luka diduga akibat penganiayaan saat bekerja di Arab
               Saudi," ucap Nico.

               Tasini direkrut oleh tersangka H Mamun di daerah Majalengka pada Mei 2018 untuk
               dijadikan pembantu rumah tangga di Arab Saudi. Kemudian, Tasini dikirim kepada
               pelaku agen bernama Faisal yang dibantu oleh Andi.

               "Korban dilakukan cek up medical dan diberikan uang fee oleh H Mamun sebesar Rp
               6 juta," kata Nico.

               Selanjutnya, Nico menyampaikan agen atau pemodal Faisal dalam merekrut dan
               mengirim Tasini ke Arab dibantu oleh Andi. Sedangkan, pengurusan visa korban
               dilakukan Faisal yang pernah bekerja di PT Haena Duta Cemerlang.

               "Setelah visa milik korban terbit, H Mamun lalu menyerahkan Tasini ke Andi dan
               Faisal untuk diberangkatkan ke Arab Saudi," ujarnya.

               Akhirnya, Tim Satgas TPPO berhasil menangkap pelaku Mamun yang berperan
               sebagai perekrut korban di Majalengka pada Sabtu (6/7/2019). Kemudian,
               tersangka Faisal ditangkap di Cibitung, Jawa Barat pada Minggu (7/7/2019).

               "Faisal perannya sebagai agen, pemodal, mengurus visa, tiket dan mengirim korban
               ke Arab Saudi," ucapnya.

               Selain mengamankan pelaku, Nico mengatakan Tim Satgas TPPO juga menyita
               beberapa barang bukti seperti paspor, visa, satu buah boarding pass Saudia tujuan
               Jeddah tanggal 3 Juli 2019 dan satu buah boarding pass Saudia tujuan dari Jeddah
               ke Jakarta pada 3 Juli 2019.

               "Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 4 UU Nomor 21/2007 tentang
               pemberantasan tindak pidana perdagangan orang atau Pasal 81, Pasal 86 UU
               Nomor 18/2017 tentang perlindungan pekerja migran Indonesia," kata Nico.



















                                                       Page 28 of 68.
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34