Page 118 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 APRIL 2020
P. 118

Santoni mengklaim puluhan pekerja dari Negeri Tirai Bambu itu merupakan
               konsultan bukan pekerja kasar. Ia khawatir jika 39 TKA China itu dipulangkan akan
               menambah permasalahan baru.

               "Kami terpaksa melakukan PHK di Bintan karena peralatan yang ada tidak dapat
               beroperasi. Banyak tenaga kerja lokal yang akan di-PHK," ujarnya.

               Santoni bersedia melakukan apapun asal TKA itu tidak dikembalikan ke Jakarta.
               Salah satunya, mengarantina mereka selama 14 hari.

               Usulan itu sebelumnya juga disampaikan oleh Kepala Imigrasi Tanjungpinang
               Irwanto dan Kepala Kesehatan Pelabuhan Tanjungpinang Agus. Namun, Apri dan
               Kadis Tenaga Kerja Bintan, Indra mendesak agar mereka dipulangkan ke Jakarta.

               Perdebatan di Rapat Rapat pun berlangsung alot lantaran adanya perbedaan
               pendapat antara Kepala Imigrasi Tanjungpinang Irwanto dan Kepala Kesehatan
               Pelabuhan Tanjungpinang Agus, dengan peserta rapat lainnya dari Dinas Tenaga
               Kerja Bintan dan Kepri.

               Irwanto menekankan agar keputusan rapat tak berseberangan dengan program
               pembangunan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

               Sementara Agus mengatakan dari aspek pengawasan kesehatan di pelabuhan, para
               TKA itu sudah memenuhi prosedur, apalagi sudah mendapatkan dokumen
               kesehatan dari Kamboja dan Thailand.

               Mereka sebaiknya tidak dikembalikan ke Jakarta karena akan menimbulkan
               permasalahan apalagi jika mereka positif virus corona atau menjadi Pasien Dalam
               Pengawasan (PDP).

               Ia juga berulang kali menyampaikan akan melaporkan persoalan itu kepada
               pemerintah pusat. Namun Agus dan Irwanto menegaskan akan menaati apapun
               keputusan dalam rapat tersebut, termasuk peserta rapat dari BIN, Korem, Kodim
               dan Polres Bintan.

               Sementara dari aspek ketenagakerjaan, Pengawasan Tenaga Kerja pada Disnaker
               Kepri menegaskan bahwa PT BAI tidak memiliki Ijin Menggunakan Tenaga Kerja
               Asing (IMTA) terhadap 39 orang warga China itu. Disnaker Kepri menegaskan akan
               merekomendasikan agar seluruh warga China itu dideportasi.

               Sebelumnya, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang
               Agus Jamaludin membenarkan kedatangan 39 TKA) asal China ke Bintan, Kepulauan
               Riau, melalui Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban. Agus mengatakan seluruh TKA
               tersebut telah menjalani pengecekan suhu tubuh, dan tidak ada yang menunjukkan
               gejala Covid-19. Puluhan pekerja itu bekerja di PT BAI. (Antara/fra).




                                                      Page 117 of 179.
   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122   123