Page 48 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 APRIL 2020
P. 48
Apri memerintahkan seluruh TKA diperiksa kesehatannya jangan sampai mereka
membawa penyakit di Bintan.
"Kami tidak peduli, apapun yang terjadi, kami harus berada bersama masyatakat.
BAI harus memahami kondisi masyarakat ini," katanya.
Direktur PT BAI Santoni awalnya mengaku tidak mengetahui 39 orang TKA itu akan
bekerja di PT BAI. Ia baru mengetahuinya setelah mereka tiba di Bandara Hang
Nadim setelah melakukan perjalanan dari Jakarta.
Mereka merupakan konsultan, bukan pekerja kasar. Jika mereka dipulangkan,
dikhawatirkan menambah permasalahan baru.
Tenaga lokal akan di-PHK
"Kami terpaksa melakukan PHK di Bintan karena peralatan yang ada tidak dapat
beroperasi. Banyak tenaga kerja lokal yang akan di-PHK," ucapnya.
Santoni bersedia melakukan apapun asal TKA itu tidak dikembalikan ke Jakarta.
Salah satunya, mengarantina mereka selama 14 hari.
Usulan itu sebelumnya juga disampaikan oleh Kepala Imigrasi Tanjungpinang
Irwanto dan Kepala Kesehatan Pelabuhan Tanjungpinang Agus. Aka tetapi Apri dan
Kadis Tenaga Kerja Bintan, Indra mendesak agar mereka dipulangkan ke Jakarta.
Rapat pun berlangsung alot lantaran adanya perbedaan pendapat antara Kepala
Imigrasi Tanjungpinang Irwanto dan Kepala Kesehatan Pelabuhan Tanjungpinang
Agus, dengan peserta rapat lainnya dari Dinas Tenaga Kerja Bintan dan Kepri.
Irwanto menekankan agar keputusan rapat tidak berseberangan dengan program
pembangunan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.
Sementara Agus mengatakan dari aspek pengawasan kesehatan di pelabuhan, para
TKA itu sudah memenuhi prosedur, apalagi sudah mendapatkan dokumen
kesehatan dari Kamboja dan Thailand. Mereka sebaiknya tidak dikembalikan ke
Jakarta karena justru akan menimbulkan permasalahan apalagi jika mereka positif
COVID-19 atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Ia juga berulang kali menyampaikan akan melaporkan persoalan itu kepada
pemerintah pusat. Namun Agus dan Irwanto menegaskan akan menaati apapun
keputusan dalam rapat tersebut, termasuk peserta rapat dari BIN, Korem, Kodim
dan Polres Bintan.
Sementara dari aspek ketenagakerjaan, Pengawasan Tenaga Kerja pada Disnaker
Kepri menegaskan bahwa PT BAI tidak memiliki Ijin Menggunakan Tenaga Kerja
Asing (IMTA) terhadap 39 orang warga berkebangsaan China itu. Karena itu,
mereka menegaskan akan merekomendasikan agar seluruh warga China itu
dideportasi.
Page 47 of 179.

