Page 51 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 APRIL 2020
P. 51

"Dari kasus tersebut pemerintah tidak boleh anggap remeh sebagaimana
               sebelumnya pemerintah sepele dengan masuknya covid-19 ke Indonesia yang
               berdadmpak sangat buruk," katanya.


               Pemerintah jangan lamban

               Kepala Divisi Buruh dan Miskin Kota LBH Medan, Maswan Tambak mengatakan,
               terhadap kasus tersebut, tidak menutup kemungkinan akan diikuti oleh perusahaan
               lain apabila pemerintah lambat atau sama sekali tidak mengambil tindakan tegas
               terhadap perusahaan.


               "Untuk memastikan perlindungan pada pekerja dan buruh jangan juga nantinya
               jangan sampai terhambat oleh administrasi atau koordinasi antara pemerintah pusat
               dengan pemerintah daerah," katanya.


               Pasalnya, lanjut Maswan, dalam hal seperti ini pekerja/buruh membutuhkan
               kepastian. Tentang dasar hukum perlindungan pekerja sudah ada regulasinya. Mulai
               dari Pasal 27 Ayat (2), 28 H Ayat (1), 28 I Ayat (4) UUD 1945, pasal 86 dan pasal
               87 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, pasal 12
               Undang-undang Nomor 11 tahun 2005 tentang konvensi pengesahan tentang Hak
               ekonomi, sosial dan budaya.

               "Dan masih banyak peraturan lainnya artinya melalui banyaknya peraturan yang
               mengatur seharusnya negara juga harus serius pada sektor tenaga kerja dalam
               bentuk tindakan yang cepat dan tepat," katanya.

               Sanksi ke perusahaan yang abaikan keselamatan pekerja

               Karena itu, LBH Medan meminta agar pemerintah segera menerbitkan aturan
               hukum yang tegas dan mengikat untuk agar para pekerja terlindungi atau terhindar
               dari penularan Covid-19. Kemudian mengawasi dan memberi sanksi terhadap
               perusahaan yang melanggar ketentuan hukum dengan tidak melaksanakan
               kewajibannya.


               Kewajiban itu, lanjutnya, dalam memberikan hak pekerja seperti keselamatan dan
               kesehatan kerja kemudian, Upah yang layak dan agar pemerintah memastikan tidak
               ada Pemutusan Hubungan Kerja dengan alasan Covid-19.


               "Pemerintah harus memastikan penutupan sementara tempat tempat kerja/pabrik
               sesuai dengan amanat pasal 59 ayat (3) huruf a UU No 06/2018 tentang
               Kekarantinaan Kesehatan Jo. Pasal 4 Ayat (1) huruf a Peraturan Pemerintah Nomor
               21 tahun 2020 Tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka
               Percepatan Penanganan Covid-19 seraya memastikan diterimanya hak-hak pekerja
               dari pengusaha dan pemerintah," katanya.










                                                       Page 50 of 179.
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56