Page 50 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 APRIL 2020
P. 50
Title LBH MEDAN: PEKERJA DAN BURUH RENTAN TERDAMPAK COVID-19, HARUS MENDAPAT
PERLINDUNGAN
Media Name kompas.com
Pub. Date 01 April 2020
Page/URL https://regional.kompas.com/read/2020/04/01/15111051/lbh-medan-pekerja -dan-
buruh-rentan-terdampak-covid-19-harus-mendapat
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan meminta pemerintah pusat dan daerah
untuk dapat memberikan perlindungan dan pemenuhan hak pekerja dan mengawasi
perusahaan selama masa pandemi virus corona atau Covid-19. Direktur LBH Medan,
Ismail Lubis dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pekerja merupakan salah
satu kelompok rentan terdampak pandemi Covid-19 baik itu dalam konteks
kesehatan maupun ekoknomi.
"Kesehatan para pekerja sangat rentan kerena lingkungan kerja yang berkelompok
dan lingkungan kerja yang mungkin tidak steril atau belum menerapkan K3,"
katanya, Selasa (1/4/2020).
Dijelaskannya, dalam konteks ekonomi juga merupakan hal yang sangat penting
untuk disikapi karena status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang
ditetapkan pemerintah akan berdampak pada pengurangan/penghentian aktifitas
pekerja/buruh. Hal tersebut, menurutnya juga akan berdampak pada
penghasilan/hak pekerja/buruh yang mungkin saja dikurangi atau bahkan tidak
diberikan oleh pengusaha.
PSBB
Menurutnya, dalam keadaan PSBB, pemerintah harus bertanggung jawab dalam
perlindungan, pemenuhan hak pekerja serta aktif mengawasi perusahaan yang tidak
memperhatikan kepentingan kesehatan dan hak-hak pekerja/buruh.
Sejauh ini, lanjut dia, pemerintah dalam hal ini menteri ketenagakerjaan RI baru
mengeluarkan Surat Edaran Nomor : M/3HK.04/III/2020 tentang perlindungan
pekerja/buruh dan kelangsungan usaha dalam rangka peanganan dan
penanggulangan Covid-19. Surat Edaran, lanjutnya, juga masih sangat tidak
memihak kepada pekerja/buruh karena secara hukum Surat Edaran tersebut hanya
berlaku terhadap internal pemerintah.
"Artinya tidak menutup kemungkinan pengusaha tidak patuh terhadap Surat Edaran
tersebut tentu hal tersebut sangat mengancam pekerja/buruh," katanya.
Ismail melanjutkan, berdasarkan informasi diperolehnya, pada masa masa pandemi
covid-19 ini salah satu perusahaan di Kota Medan melakukan PHK tanpa meberikan
Hak pekerja.
Page 49 of 179.

