Page 110 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MARET 2020
P. 110

Title          MENAKER: MAYORITAS PENGANGGURAN BERPENDIDIKAN TINGGI, SMA HINGGA
                              PERGURUAN TINGGI
               Media Name     tribunnews.com
               Pub. Date      05 Maret 2020
               Page/URL       https://www.tribunnews.com/nasional/2020/03/05/menaker-mayoritas-penga ngguran-
                              berpendidikan-tinggi-sma-hingga-perguruan-tinggi?page=all
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan Kementrian
               Ketenagakerjaan (Kemnaker) punya pekerjaan yang tidak mudah.

               Ida Fauziyah diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk
               meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

               Ida mengungkapkan, angka pengangguran di Indonesia saat ini mencapai lebih dari
               7 juta jiwa.

               Mayoritas pengangguran di Indonesia ini berpendidikan tinggi.

               Menurut Ida Fauziyah, hal ini terjadi karena kompetensi yang dimiliki pengangguran
               berpendidikan tinggi tersebut tidak kompatibel dengan pasar kerja.

               Hal ini diungkapkan Ida Fauziyah ketika Tribun Network mewawancarainya secara
               ekslusif di kantor Kemnaker, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

               "Jadi yang nganggur itu yang pendidikannya tinggi, SMA sampai perguruan tinggi.
               Yang pendidikannya SMP ke bawah itu mau bekerja apa saja," katanya.

               "Sementara yang pendidikannya tinggi tentunya ingin bekerja sesuai keahliannya
               tapi kompetensinya tidak diterima di pasar kerja," katanya menambahkan.

               Selain itu, angkatan kerja yang bekerja di Indonesia dan luar negeri saat ini
               didominasi oleh masyarakat yang tingkat pendidikannya Sekolah Menengah Pertama
               (SMP) ke bawah atau low skill.

               "57,5 persen, mereka itu pendidikannya SMP ke bawah. Untuk penempatan dalam
               negeri dan luar negeri, dengan tingkat pendidikan seperti itu mereka berada pada
               low skill," kata Ida Fauziyah.

               Dengan profil demikian, berkaitan dengan dunia kerja, kompetisi dan produktivitas
               yang dihadirkan Indonesia di dunia internasional menjadi rendah.

               Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri pun mayoritas bekerja sebagai




                                                      Page 109 of 126.
   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115