Page 111 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MARET 2020
P. 111

pekerja domestik.

               Misalnya pekerja rumah tangga (PRT), yang tentunya tak memerlukan keahlian
               tertentu.

               "PMI kita didominasi oleh mereka yang low skill semacam domestic workers, seperti
               PRT yang tidak memerlukan keterampilan tertentu," kata Ida Fauziyah.

               Dalam konteks menjalankan visi dan misi Presiden Jokowi, maka Kemnaker pun
               konsentrasi pada pembangunan SDM berkualitas.

               Hal itu dilakukan dengan meningkatkan kompetensi dan produktivitas melalui
               program Triple Skilling Kemnaker.

               Triple Skilling yakni Skilling, up Skilling, dan Re-Skilling.

               "Mereka yang kompetensinya rendah kita lakukan Skilling. Mereka yang sudah SMK
               tapi tidak kompatibel dengan lapangan kerja kita lakukan up Skilling, mereka yang
               kena PHK itu kita berikan Re-Skilling," kata Ida Fauziyah.

               Selain itu, dalam rangka mewujudkan SDM Indonesia yang berkualitas, Kemnaker
               pun turut mengalokasikan 76 persen Anggaran Pembangunan Negara (APBN).

               "Kalau dilihat dari tugas itu, maka profile APBN kita di Kementerian Ketenagakerjaan
               ini 76 persen diarahkan untuk peningkatan kompetensi dan sumberdaya manusia
               kita," katanya.

               "Yang dilakukan Kemnaker itu adalah meningkatkan kompetensi, mereka yang low
               skill, akhirnya kita juga terus membangun keterampilan mereka agar bisa diterima di
               pasar kerja," katanya lagi.

































                                                      Page 110 of 126.
   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116