Page 114 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MARET 2020
P. 114
Title SINDIKASI: OMNIBUS LAW RUU CIPTA KERJA BAWA SEMANGAT PERBUDAKAN MODERN
Media Name kompas.com
Pub. Date 05 Maret 2020
https://nasional.kompas.com/read/2020/03/05/19372791/sindikasi-omnibus -law-ruu-
Page/URL
cipta-kerja-bawa-semangat-perbudakan-modern
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Sekjen Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (Sindikasi)
Ikhsan Raharjo menyatakan, omnibus law RUU Cipta Kerja menarik Indonesia
kembali ke zaman kolonial Hindia Belanda.
Menurut Ikhsan, pasal-pasal terkait ketenagakerjaan di RUU Cipta Kerja akan
menciptakan perbudakan modern.
"Semangat perbudakan modern itu sangat kuat terasa dalam draf yang kita semua
bisa baca hari ini," kata Ikhsan di kantor Kode Inisiatif, Tebet, Jakarta, Kamis
(5/3/2020).
Ia menyamakan RUU Cipta Kerja dengan aturan Koeli Ordonantie yang dikeluarkan
pemerintah Hindia Belanda.
Baca juga: Omnibus Law Ditarget Rampung 100 Hari, Ketua Satgas: ini Zaman
Teknologi
Ikhsan menjelaskan Koeli Ordonantie memberikan jaminan kepada majikan
terhadap pekerjanya jika terjadi masalah.
"Saat itu pemerintah kolonial Hindia Belanda ingin ekspor komoditas-komoditas
perkebunan. Untuk menarik banyak investor kemudian mereka membuat undang-
undang yang namanya Koeli Ordonantie yang intinya memberikan jaminan kepada
pemilik perkebunan akan tenaga kerja yang murah dan dengan perlindungan yang
minim," tuturnya.
Ikhsan menyoroti sejumlah pasal dalam RUU Cipta Kerja yang akan merugikan para
pekerja.
Salah satunya, dia mengatakan para pekerja akan dihadapkan dengan
ketidakpastian karena status hubungan kerja kontrak tidak dibatasi.
"Indonesia akan melahirkan generasi pekerja muda yang rentan dan juga mudah
dieksploitasi dalam kondisi kerja yang buruk. Ketika mereka masuk dalam dunia
kerja, mereka akan dihadapkan dengan sebuah ketidakpastian dalam bentuk status
Page 113 of 126.

