Page 119 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MARET 2020
P. 119

Title          SATU SUARA TOLAK OMNIBUS LAW, KSPSI IMBAU BURUH JAGA SITUASI
               Media Name     sindonews.com
               Pub. Date      05 Maret 2020
                              https://ekbis.sindonews.com/read/1547158/34/satu-suara-tolak-omnibus-l aw-kspsi-
               Page/URL
                              imbau-buruh-jaga-situasi-1583415014
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative











               Aksi unjuk rasa buruh menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja di Tangerang pada
               Selasa (3/3) menuai kritik. Sebab, aksi yang disertai tindakan sweeping ke berbagai
               perusahaan oleh aliansi buruh yang melakukan demo ini mengakibatkan adanya
               korban pemukulan dan terhentinya proses produksi perusahaan.

               Ketua Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia
               (KSPSI) Kabupaten Tangerang Ahmad Supriadi membenarkan bahwa ada anggota
               KSPSI menjadi korban pemukulan dan sweeping para buruh yang melakukan aksi di
               Tangerang.

               "Yang paling parah itu Erus Saleh yang bekerja di PT IKAD (Industri Keramik Angsa
               Daya) di Kecamatan Pasar Kamis, Tangerang. Korban terpaksa dijahit di bagian
               mulut. Sementara puluhan orang luka-luka ringan," katanya kepada media di
               Jakarta, Kamis (5/3/2020).

               Ahmad menuturkan, pada saat itu ada aliansi buruh yang turun ke jalan menentang
               RUU Omnibus Law Cipta kerja. Rencananya, kata dia, para buruh akan ke kantor
               gubernur. Tapi, yang terjadi malah melakukan aksi sweeping ke perusahaan-
               perusahaan.

               "Sudah seharusnya seluruh buruh bersatu menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja.
               Tapi bukan malah saling serang dan sweeping," sesalnya.

               Ahmad menegaskan, pihaknya bukan tidak mendukung perjuangan menolak RUU
               Omnibus Law Cipta Kerja. Bahkan, imbuh dia, KSPSI secara nasional sudah
               melakukan aksi besar-besaran pada bulan Februari lalu di Jakarta.Aksi pada Februari
               lalu langsung dipimpin oleh Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea. Andi Gani
               mengambil risiko memimpin langsung aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law Cipta
               Kerja mengingat jabatannya sebagai presiden komisaris di salah satu BUMN.

               "Kami kerahkan lebih dari 10.000 anggota yang bertolak ke sana. Tapi aksi kami
               damai dan tertib tanpa adanya sweeping," tandasnya.








                                                      Page 118 of 126.
   114   115   116   117   118   119   120   121   122   123   124