Page 115 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MARET 2020
P. 115
hubungan kerja yang kontrak," ujar Ikhsan.
Selain itu, Ikhsan menyatakan RUU Cipta Kerja paling berdampak bagi pekerja
perempuan.
Dia mengatakan dalam RUU Cipta Kerja, perempuan yang menggunakan cuti haid
dan melahirkan tidak dibayar.
"Hak-hak yang terkait dengan aspek biologis mereka itu tidak akan lagi dilindungi,"
tuturnya.
Dia menyatakan pasal-pasal yang mengancam pekerja itu tidak bisa diterima akal
sehat.
Ikhsan mempertanyakan, apakah demi pertumbuhan ekonomi, maka pekerja harus
dikorbankan.
"Apakah ini ongkos yang harus ditanggung pekerja supaya ada jutaan lapangan
pekerjaan baru, pertumbuhan ekonomi, dan seterusnya? Akal sehat saya enggak
sampai," kata Ikhsan.
"Apa urusannya cuti haid pekerja perempuan dengan pertumbuhan ekonomi kita?
Apakah itu terlalu berlebihan untuk pekerja perempuan mengambil cuti haid sampai
harus dipotong gajinya? Kejam itu," ujarnya.
Page 114 of 126.

