Page 57 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 JANUARI 2020
P. 57
Title 100 HARI KERJA, PRESIDEN JOKOWI NAIKKAN BEASISWA BPJAMSOSTEK 1350 PERSEN
Media Name suara.com
Pub. Date 29 Januari 2020
https://www.suara.com/bisnis/2020/01/29/133637/100-hari-kerja-presiden -jokowi-
Page/URL
naikkan-beasiswa-bpjamsostek-1350-persen
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Presiden Joko Widodo memberikan hadiah spesial bagi seluruh pekerja Indonesia
dalam 100 hari kerjanya. Mereka mendapatkan peningkatan dan penambahan
manfaat luar biasa dari perlindungan BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK.
Kenaikan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian
(JKM) tersebut didapatkan pekerja Indonesia tanpa kenaikan iuran.
Peningkatan dan penambahan manfaat tersebut tertuang dalam Peraturan
Pemerintah (PP) Nomor 82/2019 tentang perubahan atas PP Nomor 44/2015,
tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan
Kematian yang telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 2
Desember 2019.
Manfaat JKK Semakin Baik
Program JKK yang diselenggarakan BPJAMSOSTEK meliputi perlindungan dari risiko
kecelakaan kerja, mulai dari perjalanan pergi, pulang dan ditempat bekerja serta
perjalanan dinas. Selama ini, JKK telah hadir dengan manfaat lengkap, diantaranya
perawatan dan pengobatan tanpa batasan biaya sesuai kebutuhan medis, bantuan
biaya transportasi korban kecelakaan kerja, santunan pengganti upah selama tidak
bekerja, santunan kematian sebesar 48 x upah, santunan cacat total hingga
maksimal sebesar 56 x upah, bantuan beasiswa, hingga manfaat pendampingan dan
pelatihan untuk persiapan kembali bekerja (return to work).
Manfaat lengkap JKK di atas menjadi semakin baik, karena adanya peningkatan
manfaat yang diatur dalam PP Nomor 82/2019, seperti santunan pengganti upah
selama tidak bekerja, ditingkatkan nilainya menjadi 100 persen untuk 12 bulan dari
sebelumnya 6 bulan, dan seterusnya sebesar 50 persen hingga sembuh.
PP Nomor 82/2019 juga meningkatkan manfaat biaya transportasi untuk
mengangkut korban yang mengalami kecelakaan kerja. Biaya transportasi darat
dinaikan dari Rp 1 juta menjadi maksimal Rp 5 juta.
Sementara itu, biaya transportasi angkutan laut naik dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2
juta. Adapun angkutan udara dinaikan menjadi Rp 10 juta, dari sebelumnya Rp 2,5
juta.
Page 56 of 87.

