Page 56 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MARET 2020
P. 56

Title          PEMERINTAH MAU BIKIN ASURANSI PENGANGGURAN, APA BEDANYA DENGAN KARTU PRA
                              KERJA?
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      03 Maret 2020
               Page/URL       https://kumparan.com/kumparanbisnis/pemerintah-mau-bikin-asuransi-peng angguran-
                              apa-bedanya-dengan-kartu-pra-kerja-1sx96JfSuZ7
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Untuk melindungi para pekerja dari kemungkinan Pemutusan Hubungan Kerja
               (PHK), pemerintah tengah berencana untuk memberikan unemployment insurance
               alias asuransi pengangguran. Perlindungan bernama jaminan kehilangan pekerjaan
               (JKP) ini bertujuan untuk meningkatkan sistem perlindungan sosial nasional.

               Dirjen Pembinaan Hubungan Inustrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan
               Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan, Haiyani Rumondang, mengatakan bahwa
               JKP ini berbeda dengan Kartu Pra Kerja yang diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo
               beberapa waktu lalu.

               "Esensinya bahwa kalau Kartu Pra Kerja kan juga diperuntukkan mereka angkatan
               kerja. Tapi yang belum kerja sama sekali. Kalau jaminan kehilangan pekerja tentu
               adalah mereka yang terkena PHK," ungkap Haiyani di Hotel Le Meredien, Jakarta,
               Selasa (3/3).

               Menurutnya ada sejumlah fasilitas yang dilindungi dalam program JKP. Pertama,
               nantinya para korban PHK bakal menerima uang tunai atau cash benefit. Uang tunai
               tersebut akan diberikan dalam jangka waktu tertentu. Lama pemberian masih dalam
               tahap pembahasan oleh pemerintah.

               Kedua, korban PHK juga akan mendapatkan pelatihan serta sertifikasi. Pelatihan
               yang diberikan bisa untuk profesi yang sama seperti pekerjaan sebelumnya atau
               bisa juga untuk meningkatkan keahlian yang sudah ada. Tak hanya itu, korban PHK
               juga bisa mendapatkan pelatihan untuk mengasah keahlian baru, yang sesuai
               dengan permintaan dunia usaha.

               "Harus match dengan demand-nya seperti itu. Kemudian terakhir baru akses
               penempatan," ujarnya.

               Meski demikian, Haiyani mengatakan pemerintah tidak akan membebankan iuran
               tambahan bagi para penerima kartu pra kerja maupun JKP. Untuk skema pastinya,
               pemerintah tengah mendiskusikan hal tersebut.

               Menurut Haiyani, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Sakernas Agustus
               2019, jumlah penduduk Indonesia yang bekerja pada sektor formal tercatat
               sebanyak 56,01 juta orang atau sekitar 44,28 persen. Sedangkan yang bekerja pada



                                                       Page 55 of 112.
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61