Page 69 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 FEBRUARI 2020
P. 69
Hal itu mengingat pekerja migram di Hong Kong mengalami kesulitan mendapatkan
masker. Padahal, masker menjadi salah satu upaya melindungi diri dari penyebaran
virus corona atau Covid-19.
''Para pekerja migran mengaku kesulitan mendapatkan masker karena habis
diborong warga setempat. Kalau pun ada harga mengalami kenaikan luar biasa,''
ujarnya.
Menyikapi permintaan itu, Pemkab Cilacap melalui Dinas Kesehatan, Palang Merah
Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap dan juga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)
Kabupaten Cilacap, menggalang dana untuk membeli masker di Indonesia.
Namun dr Pramesti menyebutkan, pihaknya juga mengalami sedikit mengalami
kesulitan mendapatkan masker karena harganya mengalami kenaikan, dan pesanan
tidak bisa dilayani distributor dengan cepat. '
'Karena itu, permintaan masker baru bisa dipenuhi dengan pengiriman hari ini,''
katanya.
Pengiriman masker ini dilepas secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kabupaten
Cilacap Farid Ma'ruf di pendoo Setda Cilacap, Selasa (18/2). Masker sebanyak 10
ribu tersebut dikirimkan melalui pos ke alamat Konsulat Jenderal Republik Indonesia
(KJRI) di Hong Kong.
''Saat ini, masker yang kami kirimkan baru 10 ribu. Kami berencana dalam waktu
dekat bisa dikirimkan 20 ribu masker lagi,'' katanya.
Sebelumnya, permintaan bantuan masker ini disampaikan Koordinator Forum
Komunitas Warga Cilacap di Hong Kong, Sri Martuti atau yang akrab disapa Judy.
Dia berkirim surat langsung pada Bupati Cilacap, memohon bantuan masker.
Hal itu mengingat para pekerja migran di Hongkong mengalami kesulitan
mendapatkan masker sebagai upaya mencegah penularan virus corona.
Page 68 of 124.

