Page 71 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JANUARI 2020
P. 71

Title          KEMENAKER SIAP AMBIL ALIH BLK MANGKRAK
               Media Name     jawapos.com
               Pub. Date      09 Januari 2020
                              https://www.jawapos.com/nasional/09/01/2020/kemenaker-siap-ambil-alih- blk-
               Page/URL
                              mangkrak/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah sambat soal balai latihan kerja (BLK) milik
               pemerintah daerah (pemda) yang tidak berfungsi dengan optimal. Dia mengancam akan
               mengambil alih pengelolaannya.

               Ida menuturkan, banyak BLK Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) milik pemda tidak
               produktif menghasilkan tenaga kerja terampil karena menganggur lama. "Bila pemda tidak
               mampu mengelola dan memanfaatkan keberadaan BLK, maka kita siap menampung dan
               mengambilalih pengelolaan dan aset BLK melalui kesepakatan bersama," tegasnya di
               Jakarta, Kamis (9/1).

               Diakuinya, keterbatasan dana jadi masalah utama. Dalam penganggaran keuangannya,
               pemda tidak memprioritaskan anggarannya untuk terus meningkatkan mutu BLK. Sehingga
               BLK di daerah menjadi sangat tergantung pada dana dari kementerian untuk
               pengelolaannya. "Akibat faktor keterbatasan dana ini, mereka jadi kurang
               berkembang,"katanya.

               Dalam waktu dekat, ada tiga BLK milik Pemprov Riau yang akan diserahkan pengelolaannya
               kepada Kemenaker. Tiga BLK itu adalah BLK kota Pekanbaru, BLK kota Dumai dan BLK
               kabupaten Rokan Hulu. Minimnya anggaran BLK di tiga kabupaten/kota tersebut dan tidak
               fokusnya materi pelatihan BLK menjadi alasan utama.

               Pengambilalihan ini pun tak akan terlalu sulit. Mengingat selama ini BLK daerah programnya
               kebanyakan dari kementerian. Hanya saja yang jadi pekerjaan rumah, proses pembenahan
               secara menyeluruh. Mulai dari infrastruktur dan peralatan pelatihan, kuantitas dan kualitas
               instruktur, metode dan kurikulum pelatihan serta manajemen pengelolaan BLK itu sendiri.

               Dirjen Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Bambang Satrio Lelono
               menambahkan, pihaknya siap menerima ketika BLK tersebut sebagai wujud membantu
               program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) ke depan. Apalagi, Kemenaker
               memandang perlu adanya perwakilan BLK milik pusat di setiap provinsi. "Minimal satu di
               setiap provinsi sebagai Pembina," katanya.

               Namun sesuai regulasi yang ada, lanjut dia, penyerahan BLK tersebut harus melalui Dewan
               Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD). Kemudian, DPOD akan melakukan kajian sebelum
               penyerahan tiga BLK tersebut ke Pusat. Termasuk membentuk tim verifikasi untuk meninjau
               langsung ke tiga BLK yang barada di negeri Bumi Lancang Kuning tersebut. "Peninjauan
               dilakukan untuk melihat peralatan dan aset lainnya termasuk pegawai BLK," jelasnya.

               Sebagai informasi, saat ini jumlah BLK milik pemerintah baik pusat maupun daerah yang
               tersebar di seluruh Indonesia berjumlah 305 unit. Dari jumlah tersebut, 19 diantaranya
               adalah milik pusat.



                                                       Page 70 of 82.
   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76