Page 72 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JANUARI 2020
P. 72

Title          35 PERUSAHAAN PENUHI SYARAT PENANGGUHAN UPAH DI JABAR
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      09 Januari 2020
                              https://www.republika.co.id/berita/daerah/jawa-barat/20/01/09/q3u6vh36 8-35-
               Page/URL
                              perusahaan-penuhi-syarat-penangguhan-upah-di-jabar
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Dinas Tenaga Kerja dan Transmigarasi (Disnakertrans) Jabar, saat ini masih
               melakukan verifikasi lapangan pada 113 perusahaan yang mengajukan
               penangguhan pembayaran upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2020. Menurut
               Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, M Ade Afriandi,
               dari 113 perusahaan ada 35 perusahaaan yang kelengkapan persyaratannya
               memenuhi Kepmen 321.


               Sedangkan sisanya, sekitar 78 perusahaan dokumennya belum melengkapi
               persyaratan administrasi. Serta, belum bisa menjelaskan secara pasti kalau
               perusahaan ini tak mampu bayar.


               "Jadi kami verifikasi lapangan. Hari ini, terakhir melakukan verifikasi lapangan sesuai
               Kepgub UMK 2020. Dewan pengupahan provinsi sedang mempersiapkan. Jadi, ga
               serta merta ditetapkan harus diverifikasi dulu," ujar Ade kepada wartawan, Kamis
               (9/1).

               Menurut Ade, dengan verifikasi tersebut maka akan tahu ada perusahaan yang tak
               bisa membayar UMK. Karena, ada kebijakan dalam keputusan tersebut sebelum
               melangkah ke persetujuan tetap harus ada pengecekan.

               "Bukti fakta di lapangan harus ada. Proses admnistrasi teknis tetap ke proses yang
               ada di Kemenaker 321," katanya.

               Ade menjelaskan, pada 6 dan 7 Januari ini, dewan pengupahan melakukan verifikasi
               administrasi. Kemudian, pada 8 dan 9 Januari dilakukan verifikasi lapangan dengan
               meninjau langsung ke pabriknya, berdialog dengan buruh, melihat fakta-fakta yang
               ada.

               "Kalau memang perusahaan tak mampu kita ingin faktanya benar jangan sampai
               pekerja dirugikan padahal ternyata perusahaan mampu. Atau sebaliknya, pilihannya
               kan selain mengurangi pekerja kan perusahaan tutup," kata Ade seraya mengatakan
               pada Jumat ini akan menetapkan rapat pleno hasil lapangan perusahaan yang
               disetujui penangguhan UMKnya.


               Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, penangguhan
               tersebut memang wajar terjadi. Karena, perekonomian global saat ini sedang serat
               dan itu berdampak pada pertumbuhan industri.




                                                       Page 71 of 82.
   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77