Page 111 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 111
Title KAJI ULANG PELATIHAN KARTU PRAKERJA!
Media Name sindonews.com
Pub. Date 23 April 2020
https://nasional.sindonews.com/read/6272/15/kaji-ulang-pelatihan-kartu -prakerja-
Page/URL
1587585891
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Pelatihan daring program Kartu Prakerja tidak tepat jika dipaksakan digelar di
tengah bencana nasional virus Corona (Covid-19) saat ini. Pemerintah patut
mengkaji ulang program ini dengan segera mengalihkan anggaran sekitar Rp5,6
triliun itu untuk bantuan pangan rakyat atau alat kesehatan.
Dorongan pengalihan anggaran untuk kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendesak
itu disampaikan sejumlah kalangan seperti dari organisasi kemasyarakatan (ormas),
akademisi, maupun politisi. Mereka menilai, penggunaan anggaran pendapatan dan
belanja negara (APBN) yang sangat besar untuk pelatihan berbasis online sangat
tidak relevan dan tak memiliki alasan yang bersifat mendesak.
"Di saat segenap elemen bangsa sedang fokus mencegah sebaran wabah Covid-19
dan dampaknya terhadap ketersediaan dan keterjangkauan pangan masyarakat,
maka pelatihan ini tidak relevan," kata Sekjen Majelis Nasional Korps Alumni
Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) Manimbang Kahariady dalam keterangan
tertulisnya di Jakarta kemarin.
MN KAHMI meminta pemerintah segera mengkaji ulang program pelatihan prakerja
secara komprehensif, transparan, efisien, dan tepat sasaran. Bahkan, lembaga atau
instansi penyelenggaranya diwajibkan kredibel. "Agar terhindar dari conflict of
interest, menguntungkan pihak/kelompok tertentu, dan berpotensi merugikan
keuangan negara," ujar Manimbang.
Dorongan serupa disampaikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ketua
PBNU Aizzudin Abdurrahman mengatakan, skema penyaluran bantuan dalam bentuk
pelatihan kerja berbasis online salah kaprah di masa pandemi virus Corona. Karena
itu, tokoh yang akrab disapa Gus Aiz ini meminta program ini segera dihentikan
untuk dikaji ulang. "Program Kartu Prakerja ini menjadi madharat (kerugian) dan
syubhat (samar) di tangan orang-orang yang tidak tepat. Mumpung belum terlalu
jauh, hentikan untuk ditata ulang lagi," katanya.
Secara teknis, program yang dirancang dan digarap oleh Tim Kartu Prakerja tidak
beda dengan startup, unicorn, decacorn dan sejenisnya. Mereka berupaya mengolah
Page 110 of 250.

