Page 109 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 109

Title          DKI AKUI KEWALAHAN AWASI RATUSAN PERUSAHAAN SELAMA PSBB
               Media Name     mediaindonesia.com
               Pub. Date      23 April 2020
                              https://mediaindonesia.com/read/detail/306711-dki-akui-kewalahan-awasi -ratusan-
               Page/URL
                              perusahaan-selama-psbb
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               MESKI sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemprov DKI
               harus mengawasi ratusan perusahaan yang beroperasi. Kepala Dinas
               Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DKI Jakarta Andri Yansyah mengakui sumber
               daya manusia (SDM) yang dimiliki terbatas.

               "Kalau bicara itu, tidak memadai. Karena jumlah perusahaan kan sangat banyak.
               Makanya kita melakukan strategi untuk pengawasannya di perusahaan-perusahaan
               besar," ujar Andri saat dihubungi, Rabu (22/4).

               Andri memiliki 58 personel Fungsional Pengawas Ketenagakerjaan. Saat menyidak
               ke perusahaan-perusahaan, ada pembagian kerja atau shift. Ia mencontohkan, dari
               58 orang itu dibagi menjadi dua tim.

               Tim pertama menerjunkan 29 orang yang menyidak ke perusahaan. Sisanya baru
               bekerja di hari berikutnya. Ditargetkan, satu pengawas bisa melakukan pengawasan
               ke dua perusahaan selama PSBB.

               "Kami tidak bisa menerapkan secara full harus setiap hari bekerja, dari pagi sampai
               sore. Takutnya dia kelelahan ditambah rasa takut. Oleh karenanya, kami punya
               strategi itu," jelas Andri.

               Andri mengatakan berdasarkan data terkini, jumlah perusahaan yang wajib lapor
               ketenagakerjaan ada 78.202 perusahaan, dengan 33.600 perusahaan besar.

               Per 22 April, Disnaker DKI melakukan inspeksi mendadak ke 433 perusahaan di lima
               wilayah kota administratif dan satu kabupaten di DKI Jakarta dari awal masa PSBB
               untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Hasilnya, 52 perusahaan ditutup
               sementara.

               "Kami melakukan strategi untuk pengawasannya di perusahaan-perusahaan besar,
               misalnya perusahaan yang banyak pekerjanya dan berada di kawasan protokol,"
               pungkas Andri. (OL-1).











                                                      Page 108 of 250.
   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114