Page 194 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 194

Sebab, kata Anggota DPRD Riau Dapil Pekanbaru ini, harga bahan pokok saat ini mengalami
              kenaikan, sehingga kenaikan upah sebesar Rp 50 ribu belum menjawab keluhan masyarakat,
              khususnya kalangan buruh.

              Disampaikan  Kasir,  pemerintah  mestinya  menggunakan  banyak  pertimbangan  untuk
              menetapkan pengupahan, apalagi saat ini kondisi ekonomi masyarakat masih terganggu oleh
              pandemi Covid-19.

              "Saya harapkan ini bisa ditinjau ulang, disesuaikan dengan kondisi kebutuhan pekerja saat ini,"
              ujarnya, Rabu (17/11/2021).

              Tak  hanya  itu,  lanjut  Kasir,  yang  mesti  diperhatikan  lagi  adalah  upah  pekerja  di  sektor
              perkebunan juga harus ditetapkan kenaikannya, sebab ini berbanding lurus dengan kenaikan
              harga komoditas buah sawit.

              "Kita lihat sektor perkebunan harga sawit naik dan harus disesuaikan juga nanti kenaikannya,"
              ujarnya.

              Sebagai informasi, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, bersama Dewan
              Pengupahan, telah menyepakati Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 naik sebesar 1,7
              persen.

              Kesepakatan  itu  diputuskan  setelah  Disnakertrans  Riau  mengadakan  rapat  bersama  Dewan
              Pengupahan, pada Senin (15/11/2021).
              Kepala  Disnakertrans  Riau,  Jonli,  mengatakan,  rapat  bersama  dewan  pengupahan  untuk
              memastikan kenaikan UMP sebesar Rp50.000 atau 1,7 persen dari tahun 2021. Pihaknya telah
              mendalami  kenaikan  UMP  1,7  persen  tersebut  berdasarkan  indikator-indikator  selama  masa
              pandemi Covid-19.
              “Jadi  kami  bersama  Dewan  Pengupahan  sudah  sepakat,  UMP  tahun  ini  baik  1,7  persen.
              Selanjutnya kita akan bahas dan menentukan formula dalam menetapkan UMP Riau yang mulai
              berlaku  tahun  2022.  Ini  berdasarkan  indikator  ekonomi,  pertumbuhan  ekonomi,  dan  aspek
              tenaga kerja,” ujar Jonli.

              “Selanjutnya, setelah kesepakatan upah UMP Riau tahun 2022 sebesar Rp2.938.564, atau naik
              Rp50.000 dibanding tahun ini sebesar Rp2.888.563, kita akan sampaikan ke Gubernur Riau dan
              nantinya ditetapkan oleh Gubri menjadi UMP Riau tahun 2022,” tambahnya. ***


























                                                           193
   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199