Page 199 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 199

Judul               UMP DIY 2022 Diumumkan Minggu Ini, Buruh Tetap Tolak
                Nama Media          kompas.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://regional.kompas.com/read/2021/11/17/170607378/ump-diy-
                                    2022-diumumkan-minggu-ini-buruh-tetap-tolak
                Jurnalis            Kontributor Yogyakarta, Wisang Seto Pangaribowo
                Tanggal             2021-11-17 17:06:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              neutral - Aria Nugrahadi (Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DIY) Rapat dalam
              minggu ini, sesuai dengan PP paling lambat tanggal 21. Karena tanggal 21 November ini jatuh
              pada hari Minggu, maka diumumkan pada hari kerja

              neutral  -  Aria  Nugrahadi  (Kepala  Dinas  Ketenagakerjaan  dan  Transmigrasi  DIY)  Ya  itu  kan
              simulasinya. Ya kita lihat saja nanti penetapannya

              negative - Aria Nugrahadi (Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DIY) UU Cipta kerja
              PP 36. Kalau angka nanti ikut keputusan saja kalau dewan pengupahan itu kan tidak mempunyai
              kewenangan untuk mengumumkan

              neutral  -  Aria  Nugrahadi  (Kepala  Dinas  Ketenagakerjaan  dan  Transmigrasi  DIY)  Semuanya
              rekomendasinya sembari menunggu rekomendasi juga dari dewan pengupahan kabupaten kota,
              melalui bupati dan wali kota sekaligus bisa kita rumuskan dan ditetapkan UMP dan UMK-nya

              neutral  -  Kadarmanta  Baskara  Aji  (Sekretaris  Daerah  Istimewa  Yogyakarta)  Yang  mengatur
              aturan menghitung UMP dari Kemenaker, saya kira sekarang ini sudah dapat kepastian negosiasi
              tentang besar kecilnya UMP sudah tidak debat kusir lagi. Dulu itu satu (buruh) ingin naik setinggi-
              tingginya yang satu serendah-rendahnya (pengusaha),gubernur susah menentukan

              neutral - Kadarmanta Baskara Aji (Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta) Kau daerahnya tidak
              bisa  menumbuhkan  ekonomi  ya  UMP-nya  kecil,  itu  bagian  dari  kesertaan  para  pekerja  dan
              pengusaha. Kalau pekerja dan pengusaha bisa menaikkan ekonomi berarti ada kenaikan

              neutral - Kadarmanta Baskara Aji (Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta) Kita kan diberi dua
              pilihan  untuk  meningkatkan  UMP,  apakah  pertumbuhan  ekonomi  atau  inflasi.  Di  DIY
              pertumbuhan ekonomi jauh lebih tinggi, kenapa pertumbuhan baik karena ekspor kita bagus.
              Devisa banyak dan pekerja berhak atas kenaikan UMP

              negative - Irsyad Ade Irawan (Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)
              Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)) Kemarin menginstruksikan ke perwakilan kami agar WO



                                                           198
   194   195   196   197   198   199   200   201   202   203   204