Page 203 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 203

Judul               Tolak Perhitungan UMP 2022 Versi Pemerintah, Buruh Bakal Mogok
                                    Massal
                Nama Media          liputan6.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.liputan6.com/bisnis/read/4713386/tolak-perhitungan-
                                    ump-2022-versi-pemerintah-buruh-bakal-mogok-massal
                Jurnalis            Arie Nugraha
                Tanggal             2021-11-17 17:00:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Kelompok buruh dari Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh
              Indonesia  (FSP  TSK  SPSI)  menuntut  formula  upah  minimum  2022  tidak  mengacu  kepada
              perhitungan PP 36 Tahun 2021. Alasannya peraturan tersebut merupakan aturan turunan UU
              Cipta  Kerja  dan  Undang  -  undangnya  tengah  diuji  secara  formil  dan  materiil  di  Mahkamah
              Konstitusi.



              TOLAK PERHITUNGAN UMP 2022 VERSI PEMERINTAH, BURUH BAKAL MOGOK
              MASSAL

              Jakarta Kelompok buruh dari Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit Serikat Pekerja
              Seluruh Indonesia (FSP TSK SPSI) menuntut formula upah minimum 2022 tidak mengacu kepada
              perhitungan PP 36 Tahun 2021.

              Alasannya  peraturan  tersebut  merupakan  aturan  turunan  UU  Cipta  Kerja  dan  Undang  -
              undangnya tengah diuji secara formil dan materiil di Mahkamah Konstitusi.

              "Belum ada putusan. Sehingga pemerintah harus menghormati proses hukum di MK dengan
              menunda pelaksanaan UU Cipta Kerja termasuk peraturan turunannya sampai adanya putusan
              MK baik secara formil dan materil," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat FSP TSK SPSI Roy Jinto
              Ferianto kepada Liputan6.com, Bandung, Rabu (17/11/2021).

              Menurut Roy, penetapan upah minimum berdasarkan PP 36/2021 menghilangkan hak buruh
              melalui dewan pengupahan untuk berunding karena semua data-data sudah diputuskan oleh
              Badan Pusat Statistik (BPS).

              Roy menganggap fungsi dewan pengupahan hanya legitimasi dan mengikuti keputusan tersebut
              tanpa berpihak kepada tuntutan buruh.





                                                           202
   198   199   200   201   202   203   204   205   206   207   208