Page 207 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 207
"Total kebutuhan di masa pandemi Rp 449.600. Dari kebutuhan selama pandemi itu, selama ini
buruh hanya mendapatkan subsidi dari pemerintah Rp 1.200.000/tahun. Maka UMK 2022 wajib
naik 16 persen," tegasnya.
Karmanto mencontohkan, penghitungan di Kota Semarang yakni, UMK 2021 Rp 2.810.000 + Rp
449.600. Sehingga UMK Kota Semarang pada tahun 2022 sebesar Rp 3.259.600 atau naik 16
persen.
"Kami menolak Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja (Omnibus Law)
dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 Tentang Pengupahan. Dan UMK 2022
wajib naik 16 persen," jelasnya.
206

