Page 202 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 202

Ia menilai PP 36 lebih buruk dari PP 78 soal pengupahan. Pasalnya, jika menggunakan PP 78
              kenaikan upah buruh sekitar 6-7 persen sedangkan menggunakan PP 36 kenaikan hanya 3-4
              persen.

              "2015 sudah buruk kami tolak, dan muncul lagi peraturan yang lebih buruk dalam kenaikan
              upah," ujar Irsyad.

              Dia berharap, dengan kondisi DIY sebagai daerah istimewa Gubernur DIY dapat menetapkan
              formula  lain  dalam  penentuan  pengupahan  sehingga  upah  minimum  di  DIY  bisa  mencapai
              standar minimum kehidupan hidup layak (KHL).

              "Tuntutan kami pemerintah tak memakai aturan UU Ciptaker dan PP 36. Yogyakarta sebagai
              daerah istimewa harus berani menetapkan upah di luar mekanisme tersebut," ujar dia.

              Irsyad  menambahkan,  kenaikan  upah  minimum  yang  layak  dapat  memperbaiki  ekonomi
              masyarakat  di  tengah  pandemi  Covid-19  sekaligus  juga  mengurangi  kemiskinan  serta
              mempersempit jurang ketimpangan.

              "KHL hitungan buruh di angka sekitar Rp 2,5-3 juta. Akan mendesak merevisi. Langkah litigasi
              dan nonlitigasi. Audiensi," ujar dia.





















































                                                           201
   197   198   199   200   201   202   203   204   205   206   207