Page 374 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 374
Judul UMP Naik 1%, Perusahaan Beri Gaji di Bawah Standar Kena Sanksi
Nama Media harianjogja.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://news.harianjogja.com/read/2021/11/17/500/1088490/ump-
naik-1-perusahaan-beri-gaji-di-bawah-standar-kena-sanksi
Jurnalis Restu Wahyuning Asih
Tanggal 2021-11-17 13:57:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Bagi perusahaan yang membayar upah di
bawah upah minimum akan dikenai sanksi pidana
Ringkasan
Upah minimum provinsi (UMP) 2022 naik sebesar 1,09 persen. Kenaikan tersebut pun masih
menunggu keputusan masing-masing gubernur, paling lambat 20 November 2021. Menaker Ida
Fauziyah menegaskan perusahaan tak boleh lagi menangguhkan gaji para karyawan. Perusahaan
juga bakal dikenai pidana jika memberikan upah di bawah ketetapan UMP.
UMP NAIK 1%, PERUSAHAAN BERI GAJI DI BAWAH STANDAR KENA SANKSI
Harianjogja.com, SOLO-Upah minimum provinsi (UMP) 2022 naik sebesar 1,09 persen. Kenaikan
tersebut pun masih menunggu keputusan masing-masing gubernur, paling lambat 20 November
2021.
Menaker Ida Fauziyah menegaskan perusahaan tak boleh lagi menangguhkan gaji para
karyawan. Perusahaan juga bakal dikenai pidana jika memberikan upah di bawah ketetapan
UMP.
"Bagi perusahaan yang membayar upah di bawah upah minimum akan dikenai sanksi pidana,"
kata Ida dalam rapat virtual pada Selasa (16/11/2021).
Kenaikan UMP 1 persen tersebut membuat serikat buruh melayangkan tuntutan pasalnya selama
periode 2017-2020, upah minimum selalu naik di atas angka 8 persen.
Kemudian saat pandemi Covid-19, UMP naik 3 persen.
Sumber : bisnis.com.
373

