Page 382 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 382
Judul Fokus ke Pemulihan Ekonomi, Dunia Usaha Jangan Dibebani Kenaikan
Upah Minimum
Nama Media inews.id
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.inews.id/finance/bisnis/fokus-ke-pemulihan-ekonomi-
dunia-usaha-jangan-dibebani-kenaikan-upah-minimum
Jurnalis Shelma
Tanggal 2021-11-17 13:39:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Piter Abdullah (Ekonom Center of Reform on Economics () Tahun 2022 diharapkan
menjadi momen pemulihan ekonomi pasca terpuruk karena pandemi Covid-19. Dalam rangka
pemulihan ekonomi tersebut, dunia usaha jangan dibebani dahulu dengan adanya kenaikan UMP.
Sebab, yang menjadi fokus utama adalah pemulihan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja
positive - Piter Abdullah (Ekonom Center of Reform on Economics () Kenaikan UMP sebesar 1
persen menurut saya cukup memadai. Yang penting bagaimana ekonomi bangkit kembali dan
bisa menyerap banyak angkatan kerja
Ringkasan
Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Piter Abdullah, mengatakan Tahun 2022
merupakan momen pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. Untuk itu, dunia usaha
jangan dibebani dengan kenaikan upah minimum. Menurut dia, seiring dengan menurunnya
kasus Covid-19, Tahun 2022 diharapkan menjadi tahun untuk pemulihan ekonomi global dan
juga Indonesia.
FOKUS KE PEMULIHAN EKONOMI, DUNIA USAHA JANGAN DIBEBANI KENAIKAN
UPAH MINIMUM
Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Piter Abdullah, mengatakan Tahun 2022
merupakan momen pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. Untuk itu, dunia usaha
jangan dibebani dengan kenaikan upah minimum.
Menurut dia, seiring dengan menurunnya kasus Covid-19, Tahun 2022 diharapkan menjadi tahun
untuk pemulihan ekonomi global dan juga Indonesia.
381

