Page 383 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 383
Dengan adanya pemulihan ekonomi, diharapkan dunia usaha kembali bergairah dan membuka
lapangan kerja, sehingga jumlah pengangguran juga bisa berkurang.
Oleh karena itu, yang lebih penting menjadi fokus adalah bagaimana dunia usaha pulih dan
semakin banyak orang mendapatkan pekerjaan, daripada mempersoalkan kenaikan upah
minimum.
"Tahun 2022 diharapkan menjadi momen pemulihan ekonomi pasca terpuruk karena pandemi
Covid-19. Dalam rangka pemulihan ekonomi tersebut, dunia usaha jangan dibebani dahulu
dengan adanya kenaikan UMP. Sebab, yang menjadi fokus utama adalah pemulihan ekonomi
dan pembukaan lapangan kerja," ujar Piter saat dihubungi MNC Portal Indonesia, di Jakarta,
Rabu (17/11/2021).
Dia menjelaskan, Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK)
Tahun 2022 yang rata-rata naik 1,09 persen atau berkisar Rp50.000 dinilai cukup memadai.
Piter mengatakan, hal itu merupakan hasil perhitungan dari data-data yang disiapkan Badan
Pusat Statistik (BPS), misalnya angka pertumbuhan ekonomi hingga konsumsi di daerah
tersebut.
"Kenaikan UMP sebesar 1 persen menurut saya cukup memadai. Yang penting bagaimana
ekonomi bangkit kembali dan bisa menyerap banyak angkatan kerja," kata Piter.
Editor : Jeanny Aipassa.
382

