Page 396 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 396
"Tadi pagi kami baru mengumumkan upah minimim regional Provinsi Sulawesi Utara bersama-
sama dengan tim pengupahan dan asosisasi buruh," katanya.
"Dengan situasi dan kondisi yang saat ini, semua menyepakati bahwa tidak ada kenaikan UMP
di tahun 2022," ujar Olly.
Dikatakan Olly, upah minimum tahun 2021 Sulut lebih tinggi dari Batas Atas upah Minimum.
Sehingga upah minimum tahun 2022 ditetapkan nilainya sama dengan upah minimum 2021.
"Artinya kita tetapkan tidak naik. Jadi hanya seperti tahun yang lalu Rp 3.310.723. Jadi, UMP
tetap mengikuti Permendagri Rp 3,1. Artinya kita masih di atas hampir 200.000," jelasnya.
Menurut Olly, pertimbangan itu yang ia jelaskan kepada asosiasi.
"Sehingga mereka bisa menerima," sebutnya.
Dia menuturkan, selama dua tahun terakhir, kondisi pandemi Covid-19 pemprov belum bisa
lakukan penetrasi lebih jauh terhadap invatasi yang ada di Sulut.
"Ke depan kita mendorong investasi baru dengan satu cara bagaimana upah minimum regional
kita tidak meningkat, karena memang sudah di atas rata-rata dari perhitungan pemerintah,"
tuturnya.
Olly berterima kasih karena koordinasi dengan para asosiasi dan serikat pekerja lainnya bersama
dengan pelaku usaha semua bisa berjalan dengan baik dalam penetapan UMP di tahun 2022.
395

