Page 473 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 473
Judul Menaker: Upah Minimum di Indonesia Termasuk Tinggi
Nama Media medcom.id
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/JKRWqR5N-menaker-upah-
minimum-di-indonesia-termasuk-tinggi
Jurnalis Nia
Tanggal 2021-11-17 11:54:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Besaran upah minimum saat ini hampir di
seluruh wilayah Indonesia sudah melebihi median upah. Bahkan Indonesia menjadi satu-satunya
negara dengan Kaitz Index lebih besar dari satu, di mana idealnya berada pada kisaran 0,4
sampai 0,6
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Selain itu, apabila ditetapkan lebih tinggi dari
ketentuan akan berpotensi terhambatnya perluasan kesempatan kerja. Kemungkinan terjadinya
substitusi tenaga kerja ke mesin juga akan lebih tinggi. Dan tentunya kita tidak berharap adanya
PHK karena ini memicu hal tersebut
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Juga akan mempersempit kesempatan dialog
terkait kesepakatan upah dan penerapan struktur skala upah
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menilai upah minimum di Indonesia terbilang
tinggi karena berada di atas median upah. Saat ini terdapat satu metode yang digunakan secara
internasional untuk mengukur tinggi rendahnya upah minimum di suatu wilayah, yang dikenal
dengan Kaitz Indeks.
MENAKER: UPAH MINIMUM DI INDONESIA TERMASUK TINGGI
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menilai upah minimum di Indonesia terbilang
tinggi karena berada di atas median upah. Saat ini terdapat satu metode yang digunakan secara
internasional untuk mengukur tinggi rendahnya upah minimum di suatu wilayah, yang dikenal
dengan Kaitz Indeks.
"Besaran upah minimum saat ini hampir di seluruh wilayah Indonesia sudah melebihi median
upah. Bahkan Indonesia menjadi satu-satunya negara dengan Kaitz Index lebih besar dari satu,
472

