Page 482 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 482
Judul Upah Minimum 2022 Naik 1,09%, Menaker: Tunggu Ditetapkan
Gubernur
Nama Media Berita Kota Kendari
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL Pg6
Jurnalis iis
Tanggal 2021-11-17 11:32:00
Ukuran 121x264mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 21.175.000
News Value Rp 63.525.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Nilainya, berdasarkan data BPS, rata-rata
kenaikan upah minimum 1,09%, dan ini rata-rata nasional
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kita tunggu dari masing-masing gubernur
untuk penetapannya
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Semangat dari formula UM berdasarkan PP
No. 36 Tahun 2021 adalah untuk mengurangi kesenjangan U M, sehingga terwujud keadilan
antarwilayah. Keadilan antar wilayah tersebut dicapai melalui pendekatan rata-rata konsumsi
rumah tangga di masing-masing wilayah
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Apabila kita mencermati UM yang ada saat ini
tidak memiliki korelasi sama sekali dengan angka rata-rata konsumsi, median upah atau bahkan
tingkat penganggurannya
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memastikan, rata-rata kenaikan upah
minimum provinsi (UMP) pada 2022 berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan
adalah sebesar 1,09%. "Nilainya, berdasarkan data BPS, rata-rata kenaikan upah minimum
1,09%, dan ini rata-rata nasional," kata Ida dalam telekonferensi, Selasa (16/11).
UPAH MINIMUM 2022 NAIK 1,09%, MENAKER: TUNGGU DITETAPKAN GUBERNUR
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memastikan, rata-rata kenaikan upah
minimum provinsi (UMP) pada 2022 berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan
adalah sebesar 1,09%.
481

