Page 483 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 483

"Nilainya, berdasarkan data BPS, rata-rata kenaikan upah minimum 1,09%, dan ini rata-rata
              nasional," kata Ida dalam telekonferensi, Selasa (16/11).
              Meski demikian, Ida mengatakan, kenaikan UMP ini masih akan menunggu keputusan dari para
              gubernur di setiap daerah.

              "Kita tunggu dari masing-masing gubernur untuk penetapannya,"ujar Ida.

              Ida menambahkan, para Gubernur harus menetapkan UMP paling lambat 21 November 2021.

              Namun, karena 21 November 2021 merupakan hari libur nasional, maka penetapannya harus
              dilakukan paling lambat 1 hari sebelumnya, yaitu 20 November 2021.

              Selain itu, lanjut dia, dalam hal gubernur menetapkan UMK, maka harus dilakukan paling lambat
              30 November 2021 dan dilakukan setelah penetapan UMP.

              Hal ini juga telah tegaskan kembali oleh Menteri Dalam Negeri melalui Surat Edaran Menteri
              Dalam  Negeri  561/6393/SJ  tentang  Penetapan  Upah  Minimum  Tahun  2022  kepada  seluruh
              gubernur.

              "Semangat  dari  formula  UM  berdasarkan  PP  No.  36  Tahun  2021  adalah  untuk  mengurangi
              kesenjangan U M, sehingga terwujud keadilan antarwilayah. Keadilan antar wilayah tersebut
              dicapai melalui pendekatan rata-rata konsumsi rumah tangga di masing-masing wilayah," kata
              Ida.

              "Apabila kita mencermati UM yang ada saat ini tidak memiliki korelasi sama sekali dengan angka
              rata-rata konsumsi, median upah atau bahkan tingkat penganggurannya," ujarnya, (viv/iis)











































                                                           482
   478   479   480   481   482   483   484   485   486   487   488