Page 480 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 480
Judul UMP 2022: Jakarta Tertinggi, DIY Terendah
Nama Media harianjogja.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://news.harianjogja.com/read/2021/11/17/500/1088495/ump-
2022-jakarta-tertinggi-diy-terendah
Jurnalis Restu Wahyuning Asih
Tanggal 2021-11-17 11:37:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Mendagri sudah sampaikan surat kepada
gubernur terkait ketentuan Upah Minimum. Ada sanksi diberikan kepada kepala daerah yang
nggak memenuhi kewajiban. Sanksi administrasi, kemudian sampai terberat pemberhentian
sementara dan permanen. Sanksi terhadap perusahaan akan sanksi pidana
Ringkasan
Menaker Ida Fauziyah mengatakan Upah Minimum Provinsi (UMP) di tahun 2022 hanya akan
naik 1 persen saja, yakni tepatnya 1,09 persen. Padahal sebelumnya, para buruh sepakat untuk
menuntut adanya kenaikan UMP sebesar 10 persen. Pasalnya selama periode 2017-2020, upah
minimum selalu naik di atas 8 persen. Kemudian saat pandemi Covid-19, UMP naik 3 persen.
Penetapan UMP juga akan menunggu keputusan masing-masing Gubernur paling lambat 20
November 2021. Sementara untuk UMK ditetapkan paling lambat 30 November 2021.
UMP 2022: JAKARTA TERTINGGI, DIY TERENDAH
Harianjogja.com, SOLO-Menaker Ida Fauziyah mengatakan Upah Minimum Provinsi (UMP) di
tahun 2022 hanya akan naik 1 persen saja, yakni tepatnya 1,09 persen.
Padahal sebelumnya, para buruh sepakat untuk menuntut adanya kenaikan UMP sebesar 10
persen. Pasalnya selama periode 2017-2020, upah minimum selalu naik di atas 8 persen.
Kemudian saat pandemi Covid-19, UMP naik 3 persen.
Penetapan UMP juga akan menunggu keputusan masing-masing Gubernur paling lambat 20
November 2021. Sementara untuk UMK ditetapkan paling lambat 30 November 2021.
Ida menyampaikan, bagi daerah yang tidak mengikuti garis UMP yang ditetapkan pemerintah
pusat, maka akan dikenai sanksi.
479

