Page 516 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 516

UMP JAKARTA 2022 MASIH TERTINGGI, NAIKNYA BERAPA?

              UMP  Jakarta  2022  masih  jadi  yang  tertinggi  dibandingkan  wilayah  dan  provinsi  lainnya.
              Kementerian Ketenagakerjaan sendiri telah mengumumkan hasil penghitungan penyesuaian nilai
              UMP dan UMK 2022 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

              Dalam data itu tercatat UMP Jakarta 2022 masih jadi yang tertinggi. Sedangkan di sisi lain, nilai
              UMP terendah ada di wilayah Jawa Tengah.

              "Data statistik Upah Minimum, UMP terendah Jawa Tengah Rp 1.813.011 dan UMP tertinggi DKI
              Jakarta  Rp  4.453.724.  Rata-rata  penyesuaian  UMP  adalah  1,09%,"  kata  Direktur  Jenderal
              Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri dalam
              Seminar Terbuka Proses Penetapan Upah Minimum 2022 secara virtual, Senin (15/11/2021).

              Jika mengacu pada data bahwa UMP Jakarta 2022 Rp 4.453.724, maka jika dihitung dengan
              rata-rata  penyesuaian  UMP  1,09%  maka  kenaikannya  tak  sampai  Rp  50  ribu  dari  tahun  ini.
              Sebab, UMP Jakarta 2021 sebesar Rp 4.416.186. Dengan demikian, kenaikannya hanya sekitar
              Rp 37.500.

              Kemudian,  Indah  menyampaikan  kalau  pertumbuhan  ekonomi  tertinggi  didapat  oleh  Maluku
              Utara  dengan  kenaikan  12,76%,  pertumbuhan  ekonomi  terendah  yakni  Bali  -5,83%.  Inflasi
              tertinggi Bangka Belitung 3,29% dan Inflasi terendah Papua -0,40%.

              Diungkapkan juga dari 24 Provinsi, ada 4 Provinsi yang nilai UMP tahun 2021 lebih tinggi dari
              Batas Atas upah Minimum. Sehingga UM tahun 2022 ditetapkan nilainya sama dengan upah
              minimum 2021.

              "Keempat provinsi itu, Sumatera Selatan Rp 3.144.446, Sulawesi Utara Rp 3.310.723, Sulawesi
              Selatan Rp 3.165.876, dan Sulawesi Barat Rp 2.678.863," jelasnya.
              Lanjut  ke  halaman  berikutnya  Sementara  perihal  Upah  Minimum  Kabupaten/Kota,  dari  24
              Provinsi terdapat 26 Provinsi yang telah menetapkan UMK. Dari Kabupaten/Kota di 26 Provinsi
              sebanyak 255 Kabupaten/Kota yang tela menetapkan UMK. "Namun, ada 42 UMK yang tidak
              mengalami penyesuaian dengan rincian," paparnya.

              Hasilnya,  kenaikan  nilai  UMK  tertinggi  di  Kota  Palu  sebesar  Rp  174.840  dan  kenaikan  UMK
              terendah di Kabupaten Padang Lawas Utara sebesar Rp 277.

              Lebih lanjut, penetapan UMP ini harus diumumkan oleh Gubernur paling lambat 21 November
              2021. Sementara upah minimum kabupaten/kota (UMK) paling lambat pada 30 November 2021.
              Penyesuaian upah minimum ini disesuaikan dengan formula PP 36/2021.

              "Upah minimum ditetapkan oleh Kemenaker, itu jawabannya salah. Yang menetapkan adalah
              Gubernur  yang  menetapkan  Upah  Minimum  Provinsi,  paling  lambat  21  November  2021  ini,
              sekitar 6 hari lagi. Karena 21 itu hari minggu maka harus ditetapkan sehari sebelum hari libur,"
              ungkapnya.

              "Mungkin bukan Gubernur yang utak-atik ada Dewan Pengupahan Daerah, Dinar Tenaga Kerja,
              bekerjasama  untuk  menghitung  dengan  formula  yang  ada,  lalu  dilaporkan  kepada  Gubernur
              untuk menjadi ketetapan UMP," imbuhnya.

              Dengan demikian, pada akhirnya penetapan UMP dan UMK akan tetap dilakukan oleh Gubernur
              di  masing-masing  Provinsi.  Termasuk  di  dalamnya  penetapan  UMP  Jakarta  2022  yang  akan
              diteken oleh Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta.



                                                           515
   511   512   513   514   515   516   517   518   519   520   521