Page 524 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 524
"UMP Sulut tahun 2022, sama seperti tahun 2021, belum ada kenaikan yaitu sebesar Rp
3.310.723," kata Gubernur Olly.
Ia sangat berharap semua komponen dapat memahami keputusan Pemerintah Provinsi ini.
"Karena kita ketahui bersama dampak pandemi covid 19 telah memukul semua sektor hingga
menyebabkan banyak pengusaha yang tak bisa bertahan hingga dampaknya angka
pengangguran naik tajam. Selain itu, dengan putusan UMP ini akan banyak investor yang akan
berinvestasi ke Sulut dan tentunya lapangan kerja akan kembali terbuka hingga angka
pengangguran akan kembali menurun," jelas Gubernur.
Sementara Dr Ronny Maramis, selaku ketua Dewan Pengupahan mengatakan, rekomendasi
disodorkan ke Gubernur Sulut Olly Dondokambey telah mengacu Peraturan Pemerintah (PP)
Nomor 36 Tahun 2021 menyangkut Pengupahan merupakan turunan dari Undang-undang
Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
"Dan tentunya besaran UMP telah disampaikan Gubernur, telah melalui kajian matang dan
merujuk pada aturan dan melibatkan semua komponen terkait," terang Maramis.
Diketahui pembahasan UMP telah melibatkan Dewan Pengupahan Provinsi Sulut dan
rekomendasi hasil kajian ke Gubernur Jumat (12/11/2021) lalu.
Dewan Pengupahan terdiri dari asosiasi pengusaha, perwakilan organisasi buruh dan
pemerintah. Ada lima skema diserahkan ke Gubernur.
523

