Page 528 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 528
Gubernur Olly mengatakan, keputusan tersebut berdasarkan kondisi pertumbuhan ekonomi dan
inflasi daerah.
"Pertimbangannya juga karena pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Kami sudah melihat dari
semua aspek sebelum memutuskan UMP tahun 2022," kata Gubernur Olly di ruang kerjanya,
Rabu (17/11/2021).
Gubernur sebelumnya sudah menerima rekomendasi dari Dewan Pengupahan Provinsi Sulut
terkait besaran UMP, belum lama ini.
Dewan Pengupahan yang terdiri dari asosiasi pengusaha, perwakilan organisasi buruh dan
pemerintah telah mendiskusikan dan meramu, kemudian memberikan lima pilihan kepada
Gubernur Sulut.
Ronny Maramis selaku Ketua Dewan Pengupahan Sulut menjelaskan, rekomendasi penetapan
UMP Sulut tahun 2022 mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang
Pengupahan yang merupakan turunan dari Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta
Kerja.
Sebelumnya, Kementrian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memastikan tiga daerah di Indonesia
tidak mengalami kenaikan UMP pada tahun depan.
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenaker
Indah Anggoro Putri mengatakan, keempat provinsi itu adalah Sumatera Selatan, Sulawesi Utara,
Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat.
Dari 34 provinsi, ada 4 provinsi yang nilai upah minimum 2021-nya ternyata lebih tinggi dari
batas atas sehingga, upah minimum 2022 ditetapkan sama dengan 2021," kata Indah dalam
konferensi pers secara virtual, Senin (15/11/2021) seperti dilansir inews.id.
Indah menjelaskan, kenaikan upah minimum dilakukan dalam upaya mengentaskan kemiskinan.
Untuk itu, upah minimum ini ditetapkan sesuai kondisi di masing-masing kabupaten ataupun
provinsi.
"Ini formulanya juga dari Dewan Pengupahan Nasional yang mana diatur dalam pasal 26 tahun
2021," jelasnya.
Ia menambahkan, Kemenaker mendukung proses penetapan upah minimum provinsi yang
ditetapkan oleh gubernur. Kemenaker, tegas dia, menginginkan penetapan upah ini berjalan
dengan kondusif.
"Kementerian Ketenagakerjaan mendukung proses penetapap UMP dari gubenur. Jangan sampai
daerah dan wilayah tidak menuruti proses penetapan upah minimum. Ini upaya kami kepada
stakeholder dalam penetapan upah minimum," tandasnya. (rivco tololiu).
527

