Page 531 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 531

Judul               UMP Kaltim 2022 Naik, Tapi Ada Catatannya
                Nama Media          kliksamarinda.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://kliksamarinda.com/ump-kaltim-2022-naik-tapi-ada-catatannya/
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-11-17 10:37:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 7.500.000

                News Value          Rp 22.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Narasumber
              negative - Sulaeman Hattase (Ketua KSBSI Wilayah Kaltim) Kami ada usulan untuk mengikuti
              inflasi 1.68 persen. Jadi kenaikan 50 persen. Tidak tinggi, tetap datar

              positive  -  Jauhar  Effendi  (Asisten  1  Pemprov  Kaltim)  Kami  menerima  seluruh  aspirasi  yang
              diberikan


              Ringkasan

              Berdasarkan rapat Dewan Pengupahan Kaltim, Upah Minimum Provinsi (UMP) Provinsi Kaltim
              tahun 2022 mengalami kenaikan sebesar R33.118,50 atau 1,1 persen. Kenaikan itu mengubah
              nilai UMP Kaltim dari tahun 2021 sebesar Rp2.981.378,72, menjadi Rp3.014.497,22. Besaran
              UMP tahun 2022 itu berdasarkan rumusan PP Nomor 36 Tahun 2021 yang merupakan turunan
              UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.



              UMP KALTIM 2022 NAIK, TAPI ADA CATATANNYA

              Berdasarkan rapat Dewan Pengupahan Kaltim, Upah Minimum Provinsi (UMP) Provinsi Kaltim
              tahun 2022 mengalami kenaikan sebesar R33.118,50 atau 1,1 persen.

              Kenaikan  itu  mengubah  nilai  UMP  Kaltim  dari  tahun  2021  sebesar  Rp2.981.378,72,  menjadi
              Rp3.014.497,22. Besaran UMP tahun 2022 itu berdasarkan rumusan PP Nomor 36 Tahun 2021
              yang merupakan turunan UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

              Rapat kesepakatan besaran UMP Kaltim tahun 2022 itu diikuti sejumlah organisasi perusahaan
              dan buruh yang tergabung dalam Dewan Pengupahan Daerah.

              Antara lain, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kaltim, Serikat Pekerja Konfederasi Serikat
              Buruh Seluruh Indonesia (SP KSBSI), Serikat Pekerja Perkayuan dan Kehutanan Indonesia (SP
              KAHUTINDO) Kaltim, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kaltim, dan Serikat Pekerja Kimia,
              Energi dan Pertambangan (SP KEP) Kaltim.

                                                           530
   526   527   528   529   530   531   532   533   534   535   536