Page 530 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 530

Perusahaan wajib membayar upah pekerja sekurang-kurangnya senilai upah minimum 2022 atau
              Upah Minimum Sektoral (UMS) yang masih berlaku.
              "Bagi perusahaan yang membayar upah di bawah UM dikenakan sanksi pidana," kata Ida, Selasa
              (16/11/2021).

              Menurut Ida, Upah Minimum (UM) Tahun 2022 ditetapkan berdasarkan Undang-Undang Nomor
              11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan aturan turunannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor
              36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Hal itu bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada
              pekerja agar upah yang dibayar perusahaan tidak terlalu rendah.

              "UM adalah upah terendah yang ditetapkan oleh pemerintah yang berlaku bagi pekerja/buruh
              dengan masa kerja kurang dari 1 tahun pada perusahaan yang bersangkutan," kata dia.

              Ida  menjelaskan  UM  berdasarkan  PP  36/2021  hanya  berdasarkan  1aUpah  Minimum  Provinsi
              (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Tidak ada lagi penetapan UM berdasarkan
              sektor,  namun  UMS  yang  ditetapkan  sebelum  2  November  2020  tetap  berlaku  hingga  UMS
              tersebut berakhir atau UMP/UMK di wilayah tersebut lebih tinggi.

              "Dengan demikian UMS tetap berlaku dan harus dilaksanakan oleh pengusaha," ujar dia.

              Sesuai  SE  Mendagri  561/6393/SJ  perihal  penetapan  UM  tahun  2022,  Ida  meminta  seluruh
              Gubernur menetapkan UMP paling lambat 20 November 2021.

              "Dalam menetapkan UMK, maka harus dilakukan Gubernur paling lambat tanggal 30 November
              2021 dan dilakukan setelah penetapan UMP," kata dia.












































                                                           529
   525   526   527   528   529   530   531   532   533   534   535