Page 595 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 595

depan. Dibahas pula perkembangan dan dinamika ekonomi Banyuwangi dalam setahun terakhir
              sebagai pertimbangan untuk penentuan besaran UMK.
              Asisten Pemerintahan Pemkab Banyuwangi Sih Wahyudi yang memimpin pleno mengatakan,
              rapat digelar untuk merespons pengajuan dari Badan Pusat Statistik (BPS) terkait besaran UMK
              Banyuwangi tahun depan kepada Kementerian Tenaga Kerja.

              Besaran UMK tahun depan sudah diajukan BPS ke Kementerian Tenaga Kerja berdasar data dan
              indikator  yang  dimiliki.  Pemkab  Banyuwangi  bersama  Dewan  Pengupahan  mendahului
              pembahasan  dengan  meminta  masukan  kepada  peserta  pleno.  Peserta  rapat  merumuskan
              besaran UMK yang nantinya akan diajukan Pemkab Banyuwangi kepada Gubernur Jawa Timur."
              Nanti yang mengajukan bupati. Kita siapkan dulu data dan angkanya sebelum diajukan" ujar Plt
              Sih Wahyudi yang juga Plt Ka-disnaker Banyuwang.

              Terkait  berapa  besaran  UMK  yang  diusulkan  pemkab,  mantan  kepala  BKD  Banyuwangi  itu
              enggan  menyebut  kandetailnya.  Dia  beralasan  masih  menunggu  penentuan  Upah  Minimum
              Provinsi  (UMP)  Jawa  Timuryang  Rendanya  akan  dibahas  pada'  21-25November  ini.  "Setelah
              Gubernur  sudah  menandatangini  UMR  baru  kita  akan  mengajukan  usulan  yang  sudah  kita
              finalisasi. Angkanya belum bisa kita sebutkan sekarang," tegasnya.

              UMK  Banyuwangi  mengalami  kenaikan  yang  cukup  signifikan  pada  tahun  2019.  Tahun  2018
              besaran UMK Rp 1.881.680, setahun kemudian naik menjadi Rp 2.132.779. Naik lagi pada tahun
              2020 menjadi Rp 2.314.278. Di tahun 2021, UMK Banyuwangi stagnan alias tidak mengalami
              kenaikan  bersama  sepuluh  kabupaten  kota  lainnya  di  Jawa  Timur  "Bulan  ini  kita  agendakan
              sudah finalisasi. Tanggal 2 Desember akan disosialisasikan sebelum diaktifkan per 1 Januari.
              Dengan kondisi saat ini, angka UMK memungki nkan na ik," tandasnya. (fre/aif/cl)













































                                                           594
   590   591   592   593   594   595   596   597   598   599   600