Page 141 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 141
Title 16 TKI DARI MALAYSIA PULANG LEWAT LAUT DUMAI SECARA ILEGAL
Media Name republika.co.id
Pub. Date 02 April 2020
https://republika.co.id/berita/q8605c327/16-tki-dari-malaysia-pulang-l ewat-laut-dumai-
Page/URL
secara-ilegal
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Polisi Perairan Kepolisian Daerah (Polda) Riau menangkap satu unit kapal cepat atau speed
boat berisi 16 tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia yang nekat pulang ke Indonesia
melalui perairan Kota Dumai secara ilegal.
"Penangkapan dilakukan pada Rabu (1/4) tengah malam tadi sekitar pukul 23.50 WIB di
perairan Dumai," kata Direktur Polisi Perairan Polda Riau Kombes Badaruddin dalam
keterangan tertulis yang diterima, di Pekanbaru, Kamis (2/4).
Dia menjelaskan selain mengamankan 16 TKI ilegal terdiri dari 15 pria dan satu wanita itu,
jajarannya turut menangkap empat orang tersangka. Empat tersangka itu Zaki (30) warga
Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis yang merupakan nakhoda kapal, Latif (50) dan Sentana
(32) selaku anak buah kapal yang juga merupakan warga Rupat Utara.
Sedangkan seorang tersangka lainnya yang berhasil ditangkap berdasarkan hasil
pengembangan hari ini adalah Zamri (40), warga Kota Dumai. Badaruddin mengatakan
pengungkapan itu berawal dari kegiatan patroli rutin jajaran Polda Riau terkait pengamanan
wilayah laut sebagai bagian dari pencegahan wabah Corona di wilayah pesisir Bumi Lancang
Kuning, Riau.
Saat patroli berlangsung, polisi melihat satu kapal cepat tanpa nama dan minim penerangan
melintas di laut Dumai menuju pelabuhan tikus. Polisi segera melakukan pengejaran dan
berhasil menangkap kapal itu. Saat diperiksa, ternyata kapal tersebut berisi 19 orang, terdiri
16 TKI ilegal dan tiga awak kapal. Pemeriksaan intensif terungkap bahwa mereka berasal
dari negeri jiran Malaysia yang kemungkinan besar terdampak kebijakan karantina wilayah
secara total di sana.
Lebih jauh, Badaruddin juga mengatakan sebenarnya ada dua kapal yang berlayar dari
Malaysia ke Dumai. Satu kapal lainnya lolos. Kapal itu berisi 17 TKI ilegal dari berbagai
daerah di Sumatera.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memeriksa kesehatan mereka.
Saat ini kami masih memproses kasus ini. Besok kami akan sampaikan lebih jauh melalui
pers rilis," ujar Badaruddin.
Wilayah pesisir Riau sangat rentan dengan aktivitas keluar masuk TKI ilegal. Bahkan, dalam
beberapa kasus pada beberapa tahun terakhir kapal-kapal yang mengangkut para TKI itu
tenggelam dan menyebabkan korban jiwa berjatuhan.
Page 140 of 186.

