Page 144 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 144
Title SETUJU BAHAS OMNIBUS LAW, DPR DINILAI MANFAATKAN WABAH CORONA
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 02 April 2020
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200402160310-32-489673/setuju- bahas-
Page/URL
omnibus-law-dpr-dinilai-manfaatkan-wabah-corona
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Jakarta - DPR menyetujui pembahasan rancangan undang-undang (RUU) Omnibus
Law Cipta Kerja dalam Rapat Paripurna, Jakarta, Kamis (2/4). Hal ini dinilai
memanfaatkan pandemi Virus Corona untuk mempercepat pembahasan RUU
kontroversial itu.
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin yang memimpin persidangan membacakan
Surat Presiden (surpres) Omnibus Law Cipta Kerja yang telah diserahkan
pemerintah ke DPR RI pada Rabu (12/2).
"Berkenaan rancangan undang-undang Cipta Kerja yang telah dibawa di dalam
rapat konsul pengganti Bamus dan telah disepakati untuk diserahkan kepada Badan
Legislasi," kata dia, dalam rapat yang disiarkan situs resmi TV Parlemen, Kamis
(2/4).
Azis juga membacakan surat lainnya dari Jokowi, yakni tentang pengajuan RUU
Keuangan Negara dalam penanganan Covid-19. Setelah itu, Azis meminta
persetujuan seluruh anggota dewan yang hadir untuk mengesahkan RUU Omnibus
Law Cipta Kerja.
"Bisa kita sepakati untuk RUU Cipta Kerja akan kita setelah diserahkan kepada
Badan Legislasi (Baleg). Bisa disepakati?" tanya Azis.
"Setuju!" teriak para anggota dewan yang hadir.
Surpres itu tetap disetujui meski ada dua perwakilan fraksi yang menolak. Anggota
Fraksi Partai Demokrat Benny K. Harman dan Anggota Fraksi PKS Aboe Bakar
Alhabsyi menolak pembahasan RUU itu dan meminta Dewan memprioritaskan
penanganan pandemi Covid-19.
Namun, Azis berkilah bahwa agenda-agenda dalam rapat paripurna ini, termasuk
persetujuan pembahasan Omnibus Law, merupakan hasil kesepakatan Badan
Musyawarah (Bamus) DPR, yang merepresentasikan semua fraksi dan pimpinan.
Para buruh menolak RUU Omnibus Law Ciptaker yang dinilai merugikan kaum
pekerja dan menguntungkan pengusaha. ( ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Terpisah, Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Lucius Karus
menilai Dewan memanfaatkan situasi pandemi Corona untuk memuluskan
pambahasan Omnibus Law.
Page 143 of 186.

