Page 234 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2020
P. 234

Title          RIBUAN KARYAWAN DI JAKSEL KENA PHK KARENA COVID-19, PALING BANYAK SEKURITI
                              DAN PEGAWAI RETAIL
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      17 April 2020
                              https://megapolitan.kompas.com/read/2020/04/17/07063241/ribuan-karyawa n-di-
               Page/URL
                              jaksel-kena-phk-karena-covid-19-paling-banyak-sekuriti
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               JAKARTA, - Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Jakarta Selatan,
               Sudrajat, mengatakan ribuan karyawan terkena PHK karena pandemi Covid-19.

               Mayoritas dari mereka adalah pegawai retail dan sekuriti.

               "Mayoritas sekuriti sama karyawan retail," kata Sudrajat saat dihubungi di Jakarta,
               Kamis (16/4/2020).

               Dia pun membeberkan jumlah pegawai yang kena PHK hingga saat ini. Tercatat
               sebanyak 5.410 karyawan di PHK karena pandemi Covid-19. Karyawan yang
               dirumahkan pun berjumlah 25.112.

               "Laki-laki ada 190.152, wanitanya 85.592 orang. Tenaga kerja asingnya yang laki-
               laki ada 1.609, wanita 360," kata dia.


               Sudrajat sendiri sangat menyangkan ribuan warga harus kehilangan pekerjaan
               karena pandemi Covid-19. Dia berharap semua karyawan yang terkena PHK
               mendapatkan Kartu Prakerja agar mendapatkan pelatihan dari pemerintah untuk
               mendapatkan pekerjaan lain.

               "Kemarin langsung kita share juga ke perusahaan-perusahaan, ke serikat pekerja,
               ke Apindo, untuk bisa memanfaatkan Kartu Prakerja yang dilakukan Kementerian
               Ketenagakerjaan," ucap Sudrajat.



























                                                      Page 233 of 355.
   229   230   231   232   233   234   235   236   237   238   239