Page 57 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2020
P. 57
pada dasarnya untuk peningkatan kompetensi. Jadi dia perlu mempunyai
kemampuan kognitif dasar yang cukup sehingga nanti bisa belajar dengan baik dan
mengerti, memahami, dan mengaplikasikan pelatihannya. Perlu ada semacam basis
sehingga penganggaran pemerintah yang terbatas ini, cuma untuk 5,6 juta
(peserta), dapat diterima dan dimanfaatkan oleh orang yang benar-benar mau
belajar, memang mampu menyelesaikan pelatihannya dan mau
mengaplikasikannya. Makanya juga ada tes motivasi.
Yang tes motivasi, scoringnya gimana? Ada metodologinya, untuk tes motivasi. Kami
mendapatkan bantuan dari pakar psikologi.
Ketika Menko Perekonomian menyebutkan 5,96 juta yang mendaftar, ada 3,29 juta
NIK yang terverifikasi, dan 2,07 juta peserta masuk kriteria. Bagian mana yang
kemudian secara acak? Yang 2,07 juta itu, mereka bisa bergabung di gelombang
pendaftaran, tapi per minggunya kuota sekitar 200 ribu (gelombang pertama). Siapa
yang bisa masuk ke 200 ribu, ini yang diacak dari 2,07 juta itu. Karena ada lebih
banyak pendaftar yang siap masuk ke gelombang jika dibandingkan dengan kuota
yang ada di gelombang, maka harus ada pemilihan siapa yang berhak mendapat
kuota gelombang pertama. Tentunya mekanisme yang paling adil ialah dengan
pengacakan.
Saya mesti klarifikasi lagi bahwa kami sudah menerima usulan kementerian/lembaga
(K/L) yang telah melakukan pendataan pekerja dan pengusaha kecil mikro yang
terdampak pandemi.
Jadi K/L, seperti Kemenaker, Kemenpar, Kemenperin, dan sebagainya, itu mendata
dengan mekanisme masing-masing. Kemudian kami mendapat usulan tersebut, dan
mencatat di data based kami. Jika NIK yang mereka usulkan ialah bagian dari 2,07
juta peserta yang siap memasuki gelombang pendaftaran, mereka didahulukan.
Yang tidak masuk, perlu daftar lagi? Kita harus mengerti bedanya yang 5 juta
pendaftar dan 2,07 juta pendaftar. Yang 5 juta itu ialah mereka yang sudah masuk
ke situs, membuat akun, dan memulai proses pendaftaran.
Kemudian dia melakukan verifikasi, verifikasi e-mail, tes kompetensi, dan
sebagainya sehingga didapatkanlah sekarang 2,07 juta peserta.
Berarti, masih ada 3 juta peserta dalam proses. Setelah mereka menyelesaikan
proses, akan didapat 5 juta lebih peserta siap bergabung.
Adapun tiap minggunya, dari 2,07 juta peserta yang tadi sudah verifikasi, dia bisa
klik ke dalam batch selanjutnya. Jika tidak berhasil tembus minggu ini, bergabung
lagi ke minggu selanjutnya, dan seterusnya sampai dia bisa mendapatkan kartunya.
Jadi, dia harus coba lagi sampai masuk kuota? Sampai dia berhasil mendapatkan
kartunya. Karena per batch hanya 200 ribu kuota. Kalau total 5,96 juta
menyelesaikan pendaftaran dan sukses, kami akan punya 5,96 juta total pendaftar
Page 56 of 355.

