Page 82 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2020
P. 82

Title          DPR MINTA RUU CIPTA KERJA JANGAN DIPOLITISASI
               Media Name     merdeka.com
               Pub. Date      19 April 2020
               Page/URL       https://www.merdeka.com/peristiwa/dpr-minta-ruu-cipta-kerja-jangan-dip olitisasi.html
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Anggota Baleg DPR RI, Firman Soebagyo meminta semua pihak untuk tidak
               menjadikan omnibus law RUU Cipta Kerja sebagai komoditas politik. Apalagi hanya
               demi kepentingan kelompok tertentu yang tidak ingin melihat perekonomian di
               negara ini maju.

               Hal ini disampaikan Firman menyikapi pernyataan sejumlah pihak yang menilai DPR
               dan pemerintah tidak berempati karena membahas RUU ini di tengah pandemi virus
               Corona.

               Menurut Firman, RUU Cipta Kerja menjadi langkah konkret sekaligus terobosan
               pemerintah untuk membuat rencana kerja dan memastikan pemulihan ekonomi
               pasca pandemi Covid-19. Dia menekankan, saat ini pemerintah harus segera
               menangani dampak ekonomi tersebut.

               "Jadi semua pihak saya minta jangan berasumsi yang tidak-tidak terkait RUU Cipta
               Kerja. Jangan juga dijadikan komoditas politik. Seharusnya RUU ini menjadi
               kepentingan nasional yang diharapkan dapat menjadi angin segar bagi pemilihan
               ekonomi. Lewat RUU tersebut selanjutnya pemerintah bisa membuat langkah
               konkret dan terobosan guna memberikan insentif yang jelas terkait pemulihan
               ekonomi," ucap Firman di Jakarta , Senin (19/4).

               Dia berpendapat, dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 sudah dirasakan oleh
               seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. Dampak itu harus direspon cepat. Jika
               pemerintah dan DPR tidak segera membuat terobosan regulasi ekonomi yang
               dibutuhkan guna mengimbangi negara lain, maka Indonesia akan ketinggalan.

               "Target investasi bisa tidak tercapai. Ekonomi kita bisa-bisa sulit untuk pulih.
               Ditambah lagi tenaga kerja yang sudah banyak di PHK akan terus bertambah serta
               menjadi lebih susah diatasi. Sekarang justru saat tepat kita melakukan pembahasan
               RUU Cipta Kerja ini," kata politikus Golkar ini.

               1 dari 1 halaman Seperti diberitakan sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja
               Indonesia (KSPI) menolak keras sikap DPR RI yang telah menyepakati pembahasan
               omnibus law RUU Cipta Kerja di Badan Legislasi (Baleg). Di tengah pandemi virus
               Corona, mereka beranggapan DPR dinilai tidak memiliki hati nurani.

               "Kami berpendapat, anggota DPR yang mengesahkan pembahasan RUU Cipta Kerja



                                                       Page 81 of 355.
   77   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87