Page 88 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2020
P. 88

Title          NEGATIF, HASIL 208 PEKERJA MIGRAN YANG TIBA DI BALI
               Media Name     beritasatu.com
               Pub. Date      19 April 2020
                              https://www.beritasatu.com/nasional/622471/negatif-hasil-rapid-test-20 8-pekerja-
               Page/URL
                              migran-yang-tiba-di-bali
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive






               Denpasar, Untuk ketiga kalinya, Pelabuhan Benoa, Bali dihampiri kapal pesiar yang
               mengangkut ratusan anak buah kapal (ABK). Para pekerja migran ini tiba sekitar
               pukul 09.30 Wita, Sabtu (18/4).

               Menurut Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Made Rentin,
               total ABK yang diangkut kapal ini berjumlah 208 orang. Perinciannya 123 orang asal
               Bali dan 85 orang dari luar Bali. Sesuai prosedur, para ABK ini melakukan rapid test
               di perairan Benoa karena kapal tidak bersandar di pelabuhan. Dari hasil rapid test ,
               semua dinyatakan negatif.

               ABK asal Bali dijemput oleh Satgas kabupaten/kota untuk dikarantina selama 14 hari
               di wilayahnya masing-masing. Sementara ABK luar Bali diarahkan ke Bandara
               Ngurah Rai untuk kembali ke daerah asal sesuai jadwal tiket masing-masing.

               Dari pantauan, karantina di masing-masing kabupaten di Bali berjalan lancar,
               kendati pemerintah kabupaten sempat kesulitan mendapatkan hotel. Di Bali,
               kabupaten yang belum melaksanakan SOP virus corona adalah Kabupaten Buleleng.
               Sebab, ada sejumlah PMI yang dikarantina bukan di hotel, melainkan di sebuah
               gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kondisi tersebut meresahkan warga.
               "Kami tidak bisa berbuat banyak karena kewenangan melakukan karantina ada di
               atasan kami di kabupaten," ujar Camat Kubutambahan, Made Suyasa yang
               warganya di karantina di sebuah gedung SMP.

               Sementara Bupati Buleleng yang juga Ketua Gugus Covid-19, Putu Agus Suradnyana
               yang dikonfirmasi mengenai kebijakan menampung PMI di SMP tidak memberikan
               jawaban. Beberapa kali ponselnya dihubungi tidak menjawab.

               "Saya juga heran kenapa ada kebijakan seperti itu. Harusnya mereka dikarantina
               dengan baik katena sudah ada kesepakatan akan dikarantina di hotel sesuai
               pertemuan bupati dan wali kota dengan Gubernur Bali," ujar Ketua Fraksi PDIP
               DPRD Pemprov Bali, Dewa Mahayana dikonfirmasi terpisah.















                                                       Page 87 of 355.
   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93