Page 90 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2020
P. 90
konstruksi yang terpuruk juga menghasilkan 590 orang pengangguran. Dengan
demikian, total sudah ada 1.205 warga yang menganggur lantaran terdampak
wabah korona.
"Sampai saat ini sudah ada tiga perusahaan yang merumahkan pekerja. Sampai 4
April ada 615 orang. Inu belum termasuk yang informal seperti di sektor retail,
pariwisata dan sektor kontruksi tercatat 590 yang sudah tidak bekerja," kata Agus.
Data tersebut, lanjut Agus, belum termasuk pengangguran dari sektor transportasi,
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang masih dalam proses pendataan.
Pihak Disnakertrans sedang berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah
(OPD) terkait untuk mendata pengangguran dari sektor itu.
Kemungkinan jumlah pengangguran akan terus bertambah mengingat wabah
korona masih berlangsung. "Juga di sektor tranportasi dan UMKM di mana yang
data ini secara detail baru kita koordinasikan dengan OPD terkait, yang pasti
dampak pekerja yang tidak lagi bekerja meningkat setiap minggu dan setiap bulan,"
ujar Agus.
Atas kondisi itu, katanya, pihak Disnakertrans melakukan berbagai upaya untuk
membantu mereka yang terdampak korona. Di antaranya memfasilitasi pengajuan
kartu pra kerja yang merupakan program dari pusat.
Pihaknya juga mengusulkan ke provinsi dan Kementerian Sosial untuk agar mereka
yang menganggur mendapat bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu
selama tiga bulan atau bantuan sembako sejumlah Rp200 ribu per bulan. Lalu bagi
yang belum tercover pada usulan tersebut diupayakan ada bantuan tunai dari dana
desa.
"Kita sudah memfasilitasi cukup banyak, akan tetapi karena pengajuan kartu pra
kerja langsung oleh yang bersangkutan, kita belum tahu datanya, yang tahu dari
pusat. Apabila diverifikasi dan yang bersangkutan lolos, kita juga tidak punya akses
data kalau tidak diberi tahu oleh pusat,"ujar Agus. (TS/OL-10).
Page 89 of 355.

