Page 109 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 SEPTEMBER 2019
P. 109
sespesifik di Poltanaker. Meski baru 2017 didirikan, tapi setidaknya kerja sama
dengan industri bisa diperkuat," katanya
Hanif Dhakiri mengatakan saat ini pihaknya konsentrasi dua hal di masa depan.
Pertama, memastikan agar penciptaan lapangan kerja berjalan lebih banyak dan
lebih berkualitas. Kedua, penguatan akses dan mutu tenaga kerja (pembangunan
SDM).
Sebab merupakan salah satu faktor produksi industri nasional yang masih harus
terus diupayakan pengembangannya agar semakin kompetitif dan produktif.
"Saya berharap semua pihak yang berkepentingan bisa memanfaatkan momentum
revolusi industri untuk bergerak bersama menciptakan harmonisasi dalam
membangun hubungan industrial yang kondusif," ujarnya.
Menaker Hanif mengajak dunia usaha mengundang para dunia usaha lainnya agar
dapat terus membaur dengan instansi pemerintah untuk investasikan sebanyak
mungkin SDM agar memiliki kualitas yang baik, jumlah SDM memadai, dan
persebaran SDM merata di berbagai daerah.
"Tanpa tiga hal tersebut, masa depan kita semakin berat. Agar tantangan ringan
maka kita harus siapkan SDM menjadi SDM unggul dan memiliki daya saing yang
baik, sehingga ekonomi kita bisa tumbuh secara produktif dan kesejahteraan
masyarakat bisa ditingkatkan," katanya.
Sementara Sekjen Kemnaker Khairul Anwar bidang masalah ketenagakerjaan
merupakan masalah yang unik dan berdimensi dengan sektor lain. Tidak sekedar
mengatur hubungan kerja (during employment) melainkan juga pra kerja hingga
pasca kerja.
"Pekerjaan rumah utama bangsa ini adalah bagaimana memanfaatkan SDM yang
melimpah agar bisa memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja dan lebih utama
yakni, bagaimana agar pekerja tetap dapat bekerja," katanya.
Khairul mengatakan SDM merupakan salah satu faktor produksi industri nasional
yang masih harus terus diupayakan pengembangannya agar semakin kompetitif dan
produktif.
Pencapaian ini tidaklah mudah karena itu pengembangan kompetensi pekerja
menjadi syarat utama. Untuk itu, Kemnaker berharap lembaga pendidikan dan
lembaga pelatihan dapat ikut berperan mendorong peningkatan kompetensi SDM
Indonesia.
"Kami tidak dapat menghindar dari teknologi, bahkan kami segera berupaya positif
membentuk ekosistem digital dari semua lini agar bisa menjadi negara siap digital.
Mari kami dukung kebijakan pembangunan kepada orang untuk mengembangkan
kemampuan mereka di ekosistem digital ini."
Page 108 of 165.

