Page 284 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JUNI 2020
P. 284

Hal itu diungkapkan Ida di tengah kunjungannya ke PT Apparel One Indonesia dan PT Bina
              Busana Internusa, Tugu, Semarang. Ida menjelaskan pihaknya mengedepankan pembinaan.
              Sanksi ada, namun Ida belum menjelaskan lebih detail.

              "Pendekatan pertama tentu saja pembinaan, jadi yang kita dahulukan adalah pembinaan. Justru
              itu lebih efektif agar perusahaan kembali bisa menerapkan protokol kesehatan. Sanksi-sanksi
              berikutnya  tentu  ada, tapi  kita  lebih  menekankan  edukatif  kemudian pembinaan,"  kata  Ida,
              Jumat (19/6/2020).
              Ia  menegaskan,  protokol  kesehatan  wajib  dipenuhi  perusahaan  di  tengah  pandemi  untuk
              mencegah  penularan  COVID-19  atau  Corona.  Selain  kebersihan,  jarak  antar  pekerja  atau
              pegawai harus diperhatikan.

              "Jadi saya ingin pastikan bahwa ketika perusahaan itu beroperasi, protokol kesehatannya harus
              terpenuhi dengan baik. Kebersihan di lingkungan kerja terjaga dengan baik, jarak antar pekerja
              satu dengan pekerja yang lain juga harus memenuhi minimal 1-2 meter, kemudian tersedia
              hand sanitizer atau mungkin tempat cuci tangan dan sabun di tempat-tempat tertentu. Ada
              pengecekan suhu tubuh," jelasnya.

              Selain itu, Ida menjelaskan ada juga perusahaan yang mengatur lagi jam kerja dan menerapkan
              shift  kerja  untuk  mengurangi  kerumunan.  Cara  itu  menurut  Ida  sudah  diterapkan  beberapa
              perusahaan.
              "Sepanjang  yang  saya  dengar,  mereka  ada  yang  menerapkan  model  shifting.  Dishift  antar
              karyawannya,  untuk  mengurangi  penumpukan  jam  kerja  baik  waktu  berangkat,  istirahat,
              maupun pulang kerja," katanya.

              (alg/fdl)







































                                                           283
   279   280   281   282   283   284   285   286   287   288   289