Page 279 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JUNI 2020
P. 279
Judul Kartu Prakerja Bermasalah, Gus Jazil: Ternyata Terkonfirmasi oleh KPK
Nama Media jawapos.com
Newstrend Kartu Pra Kerja
Halaman/URL https://www.jawapos.com/nasional/20/06/2020/kartu-prakerja-
bermasalah-gus-jazil-ternyata-terkonfirmasi-oleh-kpk/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-06-20 02:24:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binalattas
Layanan Korpo
Sentimen positive
Narasumber
neutral - Jazilul Fawaid (Anggota Komisi III DPR) Ternyata dugaan ini terkonfirmasi oleh
rekomendasi KPK. Saya yakin, KPK telah meneliti dengan cermat dan objektif
negative - Jazilul Fawaid (Anggota Komisi III DPR) Jika rekomendasi KPK itu diabaikan dapat
menambah kecurigaan publik terhadap proyek kartu Prakerja
positive - Jazilul Fawaid (Anggota Komisi III DPR) Toh bila dialihkan kepada Kemenaker dan
BNSP, itu juga merupakan bagian dari ranah eksekutif pemerintah. Dan, kita semua juga akan
mengawasi kinerjanya
neutral - Alexander Marwata (Wakil Ketua KPK) Tiga, komite agar meminta legal opinion ke
Jamdatun, Kejaksaan Agung RI tentang kerja sama dengan 8 platform digital apakah termasuk
dalam cakupan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemerintah
positive - Alexander Marwata (Wakil Ketua KPK) (Kurasi) agar melibatkan pihak-pihak yang
kompeten dalam area pelatihan serta dituangkan dalam bentuk petunjuk teknis
Ringkasan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan indikasi penyimpangan pada Program Kartu
Prakerja. Lembaga antirasuah yang saat ini dikomandoi oleh Filri Bahuri itu melakukan kajian
terkait program pemerintah ini. Hasilnya, KPK menemukan tujuh persoalan pengelolaan
program Kartu Prakerja yang berpotensi mengarah pada kerugian negara. Untuk mencegah hal
itu terjadi, KPK memberikan tujuh rekomendasi kepada pemerintah
KARTU PRAKERJA BERMASALAH, GUS JAZIL: TERNYATA TERKONFIRMASI OLEH
KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan indikasi penyimpangan pada Program Kartu
Prakerja. Lembaga antirasuah yang saat ini dikomandoi oleh Filri Bahuri itu melakukan kajian
terkait program pemerintah ini.
278

